Kompas.com - 06/05/2022, 20:00 WIB

KOMPAS.com - Sulit untuk mengetahui kapan peradangan terjadi di dalam tubuh kita.

Peradangan pada dasarnya merupakan mekanisme alami tubuh untuk melindungi kita dari penyakit dan infeksi.

Ketika kita mengalami cedera, tubuh melepaskan antibodi, protein, dan meningkatkan aliran darah untuk memperbaiki kerusakan yang dapat menimbulkan kemerahan, bengkak, atau nyeri di lokasi luka.

Kondisi ini disebut peradangan akut, yang bersifat jangka pendek atau sementara.

Baca juga: 4 Kebiasaan Minum yang Bisa Kurangi Peradangan dalam Tubuh

Namun, ada juga peradangan kronis yang berlangsung lama dan gejalanya muncul secara bertahap.

Hal ini tentunya bisa berbahaya bagi kesehatan dan memicu komplikasi lainnya.

Dalam kebanyakan kasus peradangan kronis, tubuh mulai menyerang sel-sel sehat yang menyebabkan kerusakan jangka panjang pada DNA dan jaringan.

Penyakit seperti radang sendi, kanker, dan diabetes terkait dengan peradangan kronis ini.

Demi mencegah peradangan kronis, kita perlu membuat perubahan gaya hidup.

Caranya, memilih makanan yang tepat dan menghindari makanan tidak sehat, berolahraga, tidur nyenyak, serta mengelola stres.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.