Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menyukai Karakter Antagonis di Film, Apakah Normal?

Kompas.com - 07/05/2022, 10:30 WIB
Yefta Christopherus Asia Sanjaya,
Wisnubrata

Tim Redaksi

"Penelitian menunjukkan cerita dan dunia fiksi menawarkan 'tempat berlindung yang aman' dibandingkan dengan karakter jahat yang mengingatkan kita pada diri kita sendiri."

Demikian kata penulis penelitian yang juga kandidat Ph.D Northwestern University, AS, Rebecca Krause. 

“Ketika orang-orang merasa dilindungi oleh selubung fiksi, mereka mungkin menunjukkan minat yang lebih besar untuk belajar tentang tokoh jahat yang mirip dengannya.”

Walau ada kecocokan antara tokoh antagonis dengan sifat diri sendiri, akademisi menyarankan untuk menjauhi orang-orang yang dalam banyak sisi punya kemiripan negatif.

Misalnya, memiliki sifat yang menjengkelkan, labil, atau pengkhianatan.

“Orang-orang ingin melihat diri mereka secara positif. Menemukan kesamaan antara diri sendiri dan orang jahat bisa jadi tidak nyaman," ujar Krause.

Ia bersama Derek Rucker yang merupakan rekan penulisnya mendapati bahwa rasa tidak nyaman sebenarnya dapat diatasi bila menempatkan orang jahat dalam konteks fiksi.

“Misalnya, orang yang melihat diri mereka sebagai orang yang licik dan kacau mungkin merasa sangat tertarik dengan karakter The Joker di film Batman."

"Sementara orang yang memiliki kecerdasan dan ambisi seperti Lord Voldemort mungkin merasa lebih tertarik pada karakter itu dalam serial Harry Potter, ” kata Krause.

Baca juga: Hati-hati, Tawa Tak Terkontrol Seperti Joker Tanda Masalah Mental

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com