Kompas.com - 10/05/2022, 09:00 WIB

KOMPAS.com - Saat mengucapkan "I love you" pastinya kita mengharapkan si gebetan membalas dengan ungkapan yang sama.

Tapi, hal yang berbeda akan terjadi apabila kalimat itu diucapkan tanpa perencanaan yang matang alias tergesa-gesa.

Bisa jadi ekspektasi mendapatkan momen yang romantis berubah menjadi rasa malu karena gebetan menganggapnya sebagai gombalan semata.

Nah, karena I love you adalah "mantra cinta" untuk meluluhkan hati calon pasangan, tentu kita tidak boleh sembarangan mengucapkannya.

Karena kalimat itu menandakan langkah suatu menuju komitmen baru yang lebih dalam bagi pasangan.

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Menyatakan Cinta?

"Saya percaya sangat berarti, karena kata-kata ini rentan untuk diucapkan dan ini menandakan bahwa orang yang disukai berarti bagi Anda."

Demikian penjelasan terapis pernikahan dan keluarga, Deirdre Cosgrove, LMFT.

Supaya momen intim tidak menjadi cringe, ada baiknya kita mengetahui kapan waktu mengucapkan I love you yang tepat.

Untuk lebih jelasnya, simak yang berikut ini.

Buat pertimbangan dulu

Sebelum mengatakan I love you, amati dulu apakah gebetan benar-benar mencintai kita atau tidak.

Alasannya, orang yang sudah didekati belum tentu akan jadian dengan kita. Jadi, jangan kepedean, ya!

Cosgrove menyarankan agar kalimat tersebut diucapkan setelah masing-masing sudah sedikit mengenal.

Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan I love you sebaiknya diungkapkan bila satu sama lain sudah belajar, memproses, dan mengembangkan emosi.

Mempertimbangkan lamanya waktu sebelum mantab mengatakan I love you memang penting.

Tapi, jangan sampai memendamnya terlalu lama. Karena hal ini dapat membuat gebetan mengevaluasi hubungannya dengan kita.

Baca juga: Serba-serbi Seserahan, Ungkapan Cinta Penuh Makna

Cosgrove menerangkan, ada kemungkinan sejoli akan putus bila kalimat I love you tidak segera diungkapkan.

Pahami perbedaan cinta dan nafsu

Setelah saran yang disampaikan Cosgrove dipahami, kita sebaiknya mulai memahami perbedaan cinta dan nafsu.

Hal tersebut dapat dimulai dengan menilik kembali kapan pertama kali rasa cinta tumbuh.

Menurut terapis pernikahan dan keluarga, Omar Ruiz, tumbuhnya cinta tidak selalu dimulai ketika pertama kali bertemu dengan gebetan.

"Saya menemukan bahwa orang-orang tidak tahu bahwa mereka benar-benar mencintai sejak kencan pertama," kata dia.

"Tetapi ada pertumbuhan cinta yang lambat sepanjang waktu mereka mulai mengenal satu sama lain," tambah dia.

Ia mengatakan, oksitosin atau hormon cinta dapat meningkat saat pertama kali bertemu seseorang dan merasakan adanya hubungan.

Ruiz menyebut bertambahnya oksitosin sebagai sesuatu yang wajar. Namun, dia mengingatkan, rasa cinta dapat menyamar sebagai nafsu di fase awal hubungan.

Ketertarikan fisik yang kuat menurutnya dapat mendorong kita untuk mengembangkan koneksi demi mencapai cinta bersama orang tertentu di masa depan.

Ruiz menjelaskan, nafsu yang kuat dapat dibedakan dengan cinta apabila kita mengucapkan I love you hanya saat gairah seks muncul.

"Bagi saya, cinta menyiratkan pendalaman hubungan emosional bagi kebanyakan orang membutuhkan waktu untuk terungkap," kata Ruiz.

"Dan saya pikir itu dibangun ketika pasangan berbicara tentang kerentanan mereka atau dapat membantu satu sama lain melalui waktu yang sulit," sambung dia.

Waktu yang tepat mengucapkan I love you

Beberapa orang mungkin membutuhkan kurun waktu tertentu sebelum kalimat I love you terucap dari bibirnya. 

Tapi, menurut Cosgrove, mengatakan I love you tidak akan terlalu dini jika kita sudah berteman dengan gebetan terlebih dahulu.

Baca juga: Ungkapan Cinta Jadi Tak Bermakna karena Perkembangan Teknologi

"Ketika pasangan mulai sebagai teman dan menemukan diri mereka jatuh cinta satu sama lain, mereka dapat terhubung secara emosional sebelum menambahkan keintiman fisik," ujar dia.

"Namun, cinta sejati akan membutuhkan waktu, saat Anda melewati waktu platonis dan menambah kedalaman hubungan."

Ada pun, platonis yang disebut Cosgrove mengacu pada persahabatan antara dua orang yang merasa tertarik satu sama lain.

Namun, kalau kita baru mengenal si doi setelah PDKT, kapan sih I love you bisa diucapkan?

Cosgrove dan Ruiz sepakat, cinta sebaiknya diucapkan usai menghabiskan waktu selama 3-5 bulan untuk mengenal gebetan.

Kita dapat memafaatkan waktu tersebut untuk membicarakan banyak hal. Mulai dari rencana masa depan, pernikahan, hingga pekerjaan.

Namun, Cosgrove menyampaikan bahwa I love you dapat dikatakan bila kita sudah tidak dapat menahannya.

Jadi, semua yang diputuskan akan kembali ke insting masing-masing orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.