Kompas.com - 11/05/2022, 10:10 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Kafein dalam dosis kecil dapat membuat anak menjadi lebih berenergi dan aktif.

Namun, orangtua sebaiknya memerhatikan asupan kafein anak. Jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, kafein bisa memicu masalah kesehatan serius pada buah hati.

"Pada anak-anak, ada banyak masalah kesehatan potensial dari kafein," catat ahli endokrinologi anak Roy Kim, MD.

Mengapa kafein buruk bagi anak?

Kebanyakan orang dewasa yang sehat tidak memiliki masalah karena kafein.

Kendati demikian, anak sangat sensitif terhadap efek kafein. Apalagi anak belum mengerti kapan waktunya berhenti ketika mereka sudah mengonsumsi kafein terlalu banyak.

Pada anak, asupan kafein dapat menyebabkan:

  • Irama jantung yang tidak normal
  • Kecemasan
  • Dehidrasi
  • Diare
  • Sakit kepala
  • Tekanan darah tinggi
  • Kemurungan
  • Gelisah
  • Kejang
  • Gangguan tidur
  • Tremor
  • Sakit perut

Baca juga: Minum Kopi akan Menghambat Tumbuh Kembang Anak, Benarkah?

Perlu diingat, sumber kafein yang dikonsumsi anak bukan hanya berasal dari kopi. Masih banyak minuman lain yang mengandung stimulan tersebut.

Satu studi menemukan, sebanyak 73 persen anak berusia 2-11 tahun di AS setiap harinya mengonsumsi kafein yang sebagian besar berasal dari soda.

Kafein juga ditemukan dalam teh, minuman cokelat panas, dan permen.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.