Kompas.com - 14/05/2022, 06:30 WIB

KOMPAS.com - Sejatinya, vagina memiliki mekanisme untuk membersihkan diri dengan cara mengeluarkan cairan.

Cairan vagina inilah yang disebut sebagai keputihan, yang sebenarnya merupakan hal yang normal. 

Asalkan jumlahnya tidak berlebihan, berwarna bening atau sedikit putih, tidak berbau dan tidak disertai rasa gatal atau nyeri.

Baca juga: Bukan Husband Stitch, Ini Cara Mengencangkan Vagina Setelah Melahirkan

Walaupun demikian, kita sebaiknya mengetahui pentingnya menjaga kesehatan vagina demi mencegah terjadinya masalah kesehatan pada organ kewanitaan tersebut.

Spesialis obstetri dan ginekologi dari Cleveland Clinic, Amerika Serikat, Oluwatosin Goje, MD menjelaskan kebanyakan wanita cenderung menggunakan istilah vagina untuk menggambarkan organ intim mereka, termasuk bagian vulva.

Namun, ada perbedaan antara vagina dan vulva.

Vagina adalah jalan lahir yang menghubungkan ke leher rahim. Sementara itu, vulva merupakan area di luar vagina yang bisa dilihat, termasuk klitoris, uretra, dan labia.

"Vagina yang berwarna merah muda tidak bisa dilihat dari luar," jelas Goje.

"Vagina mempunyai karakteristik untuk berubah bentuk, yang terjadi saat melahirkan."

Perbedaan vagina dan vulva penting untuk diketahui, karena susunan seluler kedua area itu berbeda pula.

Baca juga: Benarkah Pakai Bedak Tabur di Area Vagina Sebabkan Kanker Ovarium?

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.