Kompas.com - 14/05/2022, 12:15 WIB

KOMPAS.com -Kita pasti kebingungan ketika melihat anjing peliharaan yang tidur nyenyak seakan sedang berlari.

Meskipun sedang terlelap, keempat kaki bergerak seperti sedang berlarian di halaman.

Beberapa anjing peliharaan kerap melakukannya, kadangkala disertai dengan gerakan tubuh lainnya.

Dilansir dari Martha Stewart, jika kita melihat anjing menggerakkan kakinya sambil tertidur, kemungkinan mereka sedang bermimpi.

"Saya melihatnya sendiri pada anjing saya. Anjing saya berlari, merengek, menggonggong, dan akan bangun sendiri seolah-olah tidak tahu di mana dirinya berada," ujar ahli saraf dan profesor fungsi tidur hewan di Washington State University, Amerika Serikat, Marcos Frank.

Baca juga: Mengajarkan Potty Training pada Anak Anjing, Begini Tipsnya

Gerakan otot yang tidak disengaja ini (terjadi selama tidurnya anjing) secara resmi disebut mioklonus.

Bukan hanya anjing namun manusia juga paling sering mengalaminya selama tidur Rapid Eye Movement (REM).

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Physiology & Behavior pada tahun 1977 menjelaskan, 12 persen kehidupan anjing dihabiskan untuk tidur REM.

Para ilmuwan pun percaya bahwa anjing bermimpi berdasarkan perilaku tidur yang serupa dengan manusia.

"Dari anjing hingga manusia, sebagian besar mamalia menunjukkan kondisi dasar tidur yang sama," ujar Frank.

"Kami tidak dapat mengatakan bahwa anjing mengalami pengalaman yang sama, tetapi sulit untuk tidak membayangkannya,” lanjutnya.

Baca juga: Amankah Membiarkan Anjing Tidur di Kasur?

Kita juga tidak boleh berharap bisa melihat anjing berlari kencang dalam tidurnya.

Sebab, ini karena pons, suatu mekanisme di otak yang secara aktif melumpuhkan sesorang dari leher ke bawah.

“Ini adalah fenomena yang menarik, dan itulah yang biasanya membuat Anda tidak mewujudkan impian Anda,” ujarnya lagi.

Lalu, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports pada tahun 2017 juga mengungkap, anjing mungkin menggunakan tidur siangnya untuk membantu meningkatkan ingatan yang dibuatnya saat terjaga.

Untuk menguji teori ini, anjing dalam penelitian ini mempelajari perintah suara baru.

Jadi, satu bagian dari kelompok sukarelawan akan tidur setelah belajar, sementara yang lain akan bermain.

Hasilnya, ditemukan bahwa setelah itu anjing dapat memahami perintah dengan lebih baik,

Hal ini membuat para peneliti percaya bahwa anjing dapat mengingat apa yang telah dipelajarinya dalam tidur.

Baca juga: Apakah Semua Anjing Senang Dicium? Ini Jawabannya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.