Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 17/05/2022, 09:38 WIB
Gading Perkasa,
Wisnubrata

Tim Redaksi

Sumber Shape

Usahakan untuk menyelaraskan ritme pernapasan dengan langkah kaki kita. Arahkan pandangan ke depan dengan posisi mata menunduk.

Lihat bagaimana kaki kita menyentuh tanah. Fokus pada pernapasan dan setiap langkah kaki saat berjalan.

Baca juga: Ingin Meditasi tapi Susah Duduk Diam? Cobalah Walking Meditation

4. Bagian tubuh tertentu merasa sakit

Punggung, lutut atau bokong merasa sakit ketika bermeditasi? Kemungkinan besar kita perlu menyesuaikan tubuh, atau kita hanya merasa lelah dan gelisah.

Tidak masalah untuk bermeditasi sembari duduk di kursi atau berbaring di kasur, asalkan kita tidak tertidur.

"Hanya duduk terdiam merupakan tantangan besar bagi sebagian besar orang," sebut Bodian.

"Jika kita benar-benar mengalami rasa sakit, beralihlah ke posisi yang lebih stabil. Tapi perhatikan, jika itu hanya bentuk kegelisahan, cobalah untuk bertahan dalam kondisi itu."

5. Tidak mempunyai waktu untuk bermeditasi

Meditasi bisa dilakukan dalam waktu yang singkat, antara 5-15 menit.

Apabila kita tidak dapat menyisihkan waktu sesingkat itu, tandanya kita terlalu sibuk dan kewalahan.

Setel alarm agar kita bangun 15 menit lebih awal di pagi hari, atau cobalah bermeditasi sebelum tidur daripada menonton televisi larut malam, catat Bodian.

Satu hal yang perlu digarisbawahi, ketika kita mulai bermeditasi, lakukan secara teratur meskipun hanya 10 menit sehari.

"Apa yang kita butuhkan hanyalah waktu dan konsistensi," tambah Davich.

"Sederhananya, meditasi dapat membantu kita menjadi lebih sadar dan lebih hadir. Dan itu membuat hidup lebih menyenangkan."

Baca juga: Apakah Agar Berhasil, Meditasi Harus Lama?

6. Merasa meditasi tidak bermanfaat

Segala prasangka buruk mengenai meditasi bisa jadi menghalangi kita untuk bermeditasi.

Buatlah tujuan yang sederhana, seperti menjadi lebih sadar akan pernapasan kita. Hindari harapan yang tidak realistis dari latihan ini.

"Dalam beberapa cara, meditasi seperti membangun otot. Pengulangan dengan beban tidak sepenuhnya mengasyikkan, tetapi tujuan akhir itu berharga," kata Bodian.

"Ketika semua usaha gagal, ingatlah untuk bersabar dengan diri kita," lanjut Salzberg.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com