Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/05/2022, 10:30 WIB
Gading Perkasa,
Wisnubrata

Tim Redaksi

Sumber Eat This

KOMPAS.com - Lemon termasuk buah populer yang biasa digunakan untuk meningkatkan rasa makanan, atau menjadi hiasan di piring dan gelas.

Buah ini jarang dikonsumsi langsung karena memiliki rasa yang begitu asam dibandingkan jeruk.

Di dalam 100 gram lemon, terkandung sekitar 29 kalori dan beragam nutrisi seperti karbohidrat, protein, gula, serat, kalium, dan kalsium.

Juga, lemon mengandung vitamin A, vitamin B6, dan vitamin C, fosfor, magnesium, zinc, serta berbagai jenis antioksidan.

Demi mendapatkan manfaat baik itu, kita dapat mengonsumsi lemon dengan mencampurkannya ke dalam makanan atau minuman lain seperti salad atau teh.

Tetapi jika dikonsumsi berlebihan, buah ini akan menimbulkan efek samping.

Baca juga: Lemon untuk Penderita Asam Lambung, Baik atau Bahaya?

Kenali sederet manfaat dan efek samping buah lemon, seperti dilansir laman Eat This, Not That!.

1. Mendukung kekebalan tubuh

Seperti dilaporkan Nutrients, vitamin C adalah mikronutrien esensial yang membantu memertahankan sistem kekebalan alami dan adaptif dengan mendukung berbagai fungsi seluler.

"Lemon adalah sumber vitamin C, nutrisi yang dikenal untuk mendukung kesehatan kekebalan tubuh," kata ahli diet dan pakar dewan medis Lauren Manaker, MS, RDN, LDN, CLEC, CPT.

"Memakan lemon bisa memberikan tubuh kita dorongan vitamin C."

2. Mengurangi batu ginjal

"Asam sitrat dalam lemon dapat memengaruhi pH urin, membuat risiko perkembangan batu ginjal lebih kecil," jelas Manaker.

Seperti dilansir Harvard Health, lemon mengandung sitrat, yakni garam dalam asam sitrat. Sitrat ini akan mengikat kalsium dan membantu menghalangi pembentukan batu.

Studi menunjukkan, meminum setengah cangkir konsentrat jus lemon yang diencerkan dalam air setiap hari dapat meningkatkan sitrat urin dan mengurangi risiko batu ginjal.

Baca juga: Air Lemon dan Jahe: Manfaat, Efek Samping, dan Cara Membuatnya

3. Tekanan darah yang sehat

Lemon mengandung flavonoid yang disebut hesperidin, senyawa kimia yang ditemukan dalam buah jeruk.

Hesperidin dapat membantu masalah yang terkait pembuluh darah seperti varises, wasir, atau sirkulasi yang buruk.

Senyawa ini juga membantu kerja pembuluh darah lebih baik, mengurangi peradangan dan menjaga tekanan darah.

"Konsumsi hesperidin dikaitkan dengan tekanan darah yang sehat," ujar Manaker.

4. Bisa memicu erosi gigi

Terlepas dari manfaatnya, lemon termasuk buah yang sangat asam. Mengonsumsi lemon secara berlebihan dapat memicu kerusakan pada email gigi.

"Lemon bersifat asam, dan terlalu banyak keasaman pada gigi dapat menyebabkan erosi gigi," lanjut Manaker.

Erosi gigi adalah kondisi di mana lapisan enamel gigi terkikis akibat makanan dan minuman atau zat asam yang berasal dari tubuh.

Jika mengalami sakit gigi dan nyeri terutama saat makan, atau gigi sensitif, cobalah mengubah kebiasaan makan dan minum kita.

Baca juga: Manfaat Lemon bagi Kesehatan dan Cara Menikmatinya

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Eat This
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com