Kompas.com - 28/05/2022, 06:06 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Meneteskan air liur mungkin lebih identik dengan anjing. Namun, hal ini rupanya bisa terjadi pada kucing.

Umumnya, meneteskan air liur berlebih ini tidak berbahaya, meski ada beberapa kondisi khusus dan lebih serius yang perlu ditangani oleh dokter hewan.

Nah, berikut tujuh hal yang dapat mengakibatkan kucing menteskan air liur berlebih, seperti dilansir dari Purina.

Bahagia

Saat kita mengelus atau menyisir bulunya, terkadang dengkuran pada kucing disertai dengan menetesnya air liur. Jika ini terjadi, tidak perlu khawatir. Sebab, ini adalah tanda kucing merasa bahagia.

Kucing kita hanya sedang “bernostalgia,” mengingat masa kecil dan kehadiran induknya yang menenangkan.

Intinya, meneteskan air liur secara mendadak hanyalah salah satu cara kucing kita mengungkapkan rasa nyamannya saat ada di dekat kita.

Nah, jika kucing kita selalu meneteskan banyak air liur saat duduk di dekat kita, coba siapkan handuk untuk melindungi pakaian atau sofa dari air liur kucing.

Baca juga: 8 Tips agar Kucing Lebih Menyukai Kita

Stres

Meski bisa menjadi tanda bahagia, mengeluarkan air liur juga bisa berarti negatif.

Misalnya, jika kucing kita selalu mengeluarkan air liur secara tidak normal saat pergi ke dokter hewan yang menjadi tanda stres dan kecemasan pada kucing.

Biasanya, carrier hanya digunakan saat kucing akan berkunjung ke dokter hewan.

Karena itu, mungkin kucing memahaminya, sehingga menempatkan kucing dalam carrier di kursi belakang mobil saja sudah cukup memicu respons stres kucing.

Nah utuk membantu kucing menghilangkan rasa takutnya pada carrier adalah dengan membiarkan carrier terbuka dan meninggalkannya di suatu tempat agar kucing mendektainya sendiri.

Kita juga bisa menggunakan camilan untuk membuat kucing memandang carrier dengan positif.

Jika metode ini berhasil dan kucing terbiasa, kita bisa membawa kucing berjalan-jalan dengan mobil tanpa perlu ke dokter,

Dengan ini, kecemasan kucing pun akan berkurang.

Masalah gigi

Masalah gigi dan mulut bisa jadi alasan di balik menetesnya liur kucing.

Mulai dari gigi patah, infeksi, gingivitis, hingga penyakit mulut lainnya yang menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan, masalah gigi tetap membuat kucing mengeluarkan air liur berlebihan.

Jadi, jika kucing mengeluarkan banyak air liur, segera hubungi dokter hewan untuk pemeriksaan.

Jika penyakit gigi ini merupakan penyebabnya, penanganannya umumnya mudah dan kucing akan segera kembali normal.

Ada benda asing tersangkut 

Benda yang tersangkut di tenggorokan hewan peliharaan kita bisa menjadi penyebab kucing meneteskan air liur berlebihan.

Kucing kita mungkin meneteskan air liurnya karena mual akibat ada benda tersangkut di mulut atau tenggorokannya, atau karena sulit menelan.

Untuk itu, penting untuk menghubungi dokter hewan sesegera mungkin, karena hanya dokter yang memiliki perlengkapan terbaik untuk mengeluarkan benda asing.

Baca juga: 7 Hal yang Ternyata Dibenci Kucing, Ini Daftarnya

Menelan sesuatu yang beracun

Meneteskan air liur juga dapat menjadi tanda kucing telah menelan sesuatu yang beracun, seperti tanaman hias atau bahan kimia dalam cairan pembersih.

Jadi, jangan segan-segan untuk menghubungi dokter, terutama jika kita tidak biasa melihat kucing meneteskan air liur dalam jumlah banyak.

Trauma adalah salah satu alasan lmengapa kucing kita mengeluarkan air liur lebih banyak dari biasanya.

Untuk itu, cari tahu apakah kucing kita baru saja berkelahi atau mengalami kecelakaan yang membuatnya terluka atau tidak.

Pasalnya, cedera mulut sering tidak disadari.

Lalu karena kucing merupakan hewan yang pandai menyembunyikan rasa sakitnya, kita perlu memperhatikan tanda-tanda lain yang tidak biasa.

Setelah itu, segera hubungi dokter hewan untuk melaporkan apa yang kita temukan dan menanganinya.

Gagal ginjal

Kegagalan organ seperti gagal ginjal bisa menjadi salah satu alasan serius mengapa kucing terus mengeluarkan air liurnya.

Sebab saat gagal ginjal berkembang, sariawan dapat terjadi, berpotensi menyebabkan peningkatan air liur.

Ingat, ginjal berperan penting dalam menjaga kesehatan kucing, Jadi, penting untuk mengetahui tanda-tanda gagal ginjal agar kita dapat mengambil tindakan cepat.

Minum dan buang air kecil secara berlebihan, nafsu makan yang buruk, muntah dan lesu adalah gejala umum dari gagal ginjal. Jadi jika melihat kucing melakukannya, segera hubungi dokter.

Baca juga: Mengapa Kucing Menjilat dan Memakan Rambut Kita?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.