Kompas.com - 28/05/2022, 08:27 WIB
|
Editor Wisnubrata

Karena kelangkaan itu, tidak heran Dark Lord menjadi timepiece yang diburu para kolektor.

Dalam acara lelang bertajuk "Start-Stop-Reset: 88 Epic Stainless Steel Chronographs" yang diadakan balai lelang Phillips di Jenewa pada 2016, satu arloji Dark Lord terjual seharga 62.500 franc Swiss (sekitar Rp 948,6 juta).

Dua tahun kemudian, model Dark Lord lain dilepas di acara yang diselenggarakan rumah lelang Bonhams di London, Inggris. Nilai jual arloji tersebut mencapai 67.584 dollar AS (setara Rp 981,4 juta).

Kembali dihidupkan TAG Heuer di tahun ini

Hampir lima dekade sejak diluncurkan, TAG Heuer membangkitkan kembali "Pangeran Kegelapan" dengan Monaco Dark Lord ref CBL2180.FC6497.

Arloji ini diumumkan jelang digelarnya ajang Formula 1 Monaco Grand Prix 2022 pada Minggu (29/05) besok.

Banyak sekali perbedaan antara Monaco Dark Lord yang baru dengan sang "kakek".

TAG Heuer memberikan cangkang kotak hitam berdiameter 39 milimeter, dengan sentuhan akhir seperti tekstur berbintik (grain) di bagian dial.

Sentuhan akhir ini tidak terdapat pada model Dark Lord terdahulu.

Indikator jam, jarum jam, dan jarum menit dilapisi warna rose gold, menggantikan warna putih yang digunakan TAG Heuer di Dark Lord lama.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber Hodinkee
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.