Kompas.com - 02/06/2022, 06:00 WIB

KOMPAS.com - Kata defensif dalam hubungan seringkali diartikan sebagai perilaku salah satu pasangan yang selalu protektif kepada pasangannya.

Padahal pengertian yang tepat dari kata tersebut adalah usaha untuk mengelak atau membela diri dari tuduhan melakukan kesalahan.

Walau terbilang menyebalkan, masalah itu sering tidak disadari oleh pelaku. Parahnya lagi, si pelaku malah balik menuduh pasangannya sebagai orang yang defensif.

Supaya keharmonisan hubungan tidak terganggu, ada baiknya kedua belah pasangan memang melakukan introspeksi diri.

Baca juga: Benarkah Pasangan Harus Romantis? 8 Resep Alain de Botton

Misalnya dengan menyimak tanda-tanda perilaku defensif berikut ini agar tidak saling keras kepala, dan mau mengakui kesalahannya.

Cara mengidentifikasi perilaku defensif

Perilaku defensif bisa dideteksi melalui beberapa tanda seperti yang dibeberkan terapis berlisensi, Elizabeth Earnshaw di bawah ini.

1. Banyak alasan

Pasangan defensif ternyata suka mencari-cari alasan sebagai caranya mendapatkan pembenaran atau pembelaan supaya tidak disalahkan.

2. Playing victim

Merasa menjadi korban atau pihak yang dirugikan merupakan tanda lain yang ditunjukkan pasangan defensif.

Kita mungkin akan diuji kesabarannya jika menghadapi pasangan yang demikian lantaran ia tidak mau disalah-salahkan.

3. Banyak syarat

Pasangan defensif seringkali mau mengakui kesalahan apabila pasangannya melakukan sesuatu yang disyaratkan terlebih dulu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.