Kompas.com - Diperbarui 03/06/2022, 13:09 WIB

KOMPAS.com – Mengasuh anak yang beranjak remaja bagi kebanyakan orangtua merupakan tantangan besar.

Terlebih anak yang cenderung susah diatur dan seringkali tidak mengindahkan perkataan orangtuanya.

Perilaku tersebut tentu menyulut rasa kejengkelan, kemarahan, hingga membuat kehabisan akal.

Tak mengherankan bila sebagian orangtua bertanya-tanya mengapa anaknya begitu enggan mendengarkan perkataannya.

Walau terasa tidak menyenangkan, ternyata ada faktor ilmiah di balik perilaku anak yang demikian.

Baca juga: 8 Alasan Anak Tidak Mau Mendengarkan Kita dan Cara Mengatasinya

Seperti diungkap beberapa penelitian berikut ini yang berhasil meneliti perubahan psikis dan otak anak ketika remaja.

Proses pemisahan keluarga dan diri sendiri

Ketika menginjak fase remaja, anak akan mengalami proses pemisahan individualitas dan hal ini merupakan bagian yang alami dan normal.

Proses itu melibatkan pemisahan dari keluarga asal dan pengaruh masa kanak-kanak untuk mengetahui siapa sosoknya dan kemudian menjadi diri sendiri.

Dalam mencari kemandirian, anak yang beranjak remaja semakin menarik diri dari keluarga dan tertarik pada teman sebayanya.

Hal itulah yang kerap kali memancing rasa kesal dan konflik dengan orangtuanya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.