Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/06/2022, 16:54 WIB

"Hormon ini juga dikenal hormon stres yang membuat otot jantung melemah hingga pingsan." tutur para peneliti.

Baca juga: Kenali, 5 Tahap Kesedihan dan Cara Menghadapinya

Dampak psikologis bagi orangtua

Dari kejadian itu, sebagian besar peneliti lalu mencari tahu respons psikologis terhadap kematian yang berfokus pada kehidupan sebagai pasangan suami-istri dan orangtua.

Riset tahun 2015 dilakukan terhadap 2.512 orang dewasa yang berduka kehilangan seorang anak.

Hasilnya, 68 persen tidak menunjukkan tanda depresi namun 11 persen lainnya mengaku awalnya mengalami gejala tersebut hanya saja kondisinya membaik seiring waktu.

Sementara 7 persen dari orangtua tersebut merasa depresi sebelum kehilangan (melihat anaknya sakit keras sebelum meninggal) dan terus berlanjut.

Dari data tersebut hanya 13 persen dari peserta yang mengalami kesedihan kronis dan depresi secara klinis yang berlangsung lama.

Peneliti juga menemukan bahwa dampak psikologis seperti kesedihan sulit sekali disembuhkan, bahkan prosesnya memakan waktu yang cukup panjang.

Sebuah riset sebelumnya di tahun 2008 menemukan bahwa setelah kehilangan seorang anak, orangtua melaporkan lebih banyak gejala depresi, kesejahteraan yang lebih buruk serta mengalami masalah kesehatan.

Selain itu, masalah lain muncul akibat dampak dari depresi yaitu masalah perkawinan.

"Tahun pertama setelah kehilangan anak, orang tua berada pada peningkatan risiko bunuh diri dan segala sesuatunya akibat depresi berat hingga kesedihan yang rumit," ujar peneliti.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber Fatherly
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.