Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/06/2022, 15:00 WIB

KOMPAS.com - Diabetes tipe 2 adalah kondisi yang menyebabkan kadar gula (glukosa) dalam darah melonjak terlalu tinggi.

Tanda-tanda seseorang mengidap penyakit itu, yakni munculnya rasa haus berlebihan, sering buang air kecil, dan kelelahan.

Penyakit satu ini wajib diwaspadai karena dapat menyerang segala usia, mulai dari muda hingga lansia, baik pria maupun wanita.

Di sisi lain, diabetes tipe 2 juga meningkatkan risiko penderitanya terkena hipertensi, penyakit jantung, termasuk stroke.

Baca juga: Mencegah Prediabetes Menjadi Diabetes, Bagaimana Caranya?

Apabila seseorang sudah divonis mengidap diabetes tipe 2 walau sebelumnya tidak menyadari tanda-tandanya, ia harus segera merubah gaya hidupnya.

Misalnya, dengan menerapkan cara-cara di bawah ini agar hidup lebih sehat dan terhindar dari risiko penyakit berbahaya.

1. Fokus pada diri sendiri

Setiap orang tidak bisa diperlakukan sama, apalagi jika mereka harus mendapat penanganan karena mengidap diabetes tipe 2.

Makanya, penderita penyakit itu sebaiknya fokus pada diri sendiri lantaran semua saran yang diberikan orang lain atau sesama penderita belum tentu efektif.

Ingatlah bahwa masing-masing orang memiliki gaya hidup, pola makan, rutinitas yang berbeda-beda.

Ketimbang mendengarkan saran yang didasarkan pada "katanya..." lebih baik konsultasikan dengan dokter.

Mereka dapat memberikan saran berbasis sains yang tepat dan membantu penderita diabetes menemukan solusi yang sesuai dengan dirinya.

2. Ubah pola makan

Penderita diabetes tipe 2 perlu membiasakan pola makan yang sehat dan berkelanjutan untuk menurunkan berat badan dan menangani penyakitnya.

Beberapa jenis diet mungkin dapat dicoba untuk menemukan pola malan yang sehat dan berat badan yang ideal.

Penderita sebaiknya juga berkonsultasi dengan ahli diet untuk membantu mengatur asupan makanan yang berimbang, terutama rendah karbohidrat.

Baca juga: Ketahui, 4 Menu Camilan Sehat untuk Pasien Diabetes

Hal itu penting karena karbohidrat adalah jenis makanan yang dapat mempengaruhi gula darah.

Karbohidrat dapat dijumpai dalam buah, susu, yogurt, roti, pasta, nasi, kacang-kacangan, kentang, kacang polong, dan jagung.

Selain itu, makanan yang bercita rasa manis seperti kue, permen, dan es krim sebaiknya dipertimbangkan sebelum memakannya.

Penderita diabetes tipe 2 harus ingat bahwa penyakitnya tidak melarang mereka untuk makan karbohidrat.

Melainkan mereka harus memilih jenis karbohidrat yang tepat dalam jumlah yang tepat.

Agar penderita diabetes tipe 2 merasa terbantu ketika menjaga asupan makannya, panduan berikut ini dapat disimakm

  • 1/2 dari piring terdiri dari sayuran tanpa pati, seperti salad, brokoli, bayam, dan asparagus.
  • 1/4 dari piring terdiri dari protein tanpa lemak, seperti daging putih ayam, ikan, daging sapi tanpa lemak.
  • 1/4 dari piring terdiri dari karbohidrat kompleks, seperti ubi jalar, kacang-kacangan, nasi merah, oatmeal, pisang.

3. Jangan malas bergerak

Selain membuat pergerakan otot dan sendi menjadi leluasa, banyak bergerak dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

Jadi, penderita diabetes tipe 2 sebaiknya banyak bergerak dalam rutimitas sehari-hari dan tidak perlu pergi ke gym.

Karena semakin banyak bergerak, hal ini baik bagi metabolisme dan tubuh mampu membakar kalori.

Lebih bagi lagi apabila mereka rajin berolahraga untuk memanfaatkan insulin untuk membawa glukosa ke dalam sel sebagai energi dan menurunkan gula darah.

Baca juga: Bolehkah Pengidap Diabetes Makan Pisang?

Penderita diabetes tipe 2 yang ingin membiasakan berolahraga dapat menjadikan jadwal sehari-hari.

Selain itu, mereka juga disarankan berolahraga selama 150 menit dalam seminggu. Ini harus meliputi latihan aerobik, resistensi, dan fleksibilitas.

4. Berusaha menurunkan berat badan

Salah satu penyebab mengapa orang-orang mengidap diabetes tipe 2 karena mereka kelebihan berat badan.

Faktor itu menyebabkan tubuh tidak dapat memindahkan glukosa dari darah ke sel untuk digunakan sebagai energi.

Alasannya adalah sel yang seharusnya menerima glukosa malah menjadi resisten alias kebal terhadap insulin.

Ada pun, insulin adalah hormon yang memungkinkan gula masuk ke dalam sel.

Baca juga: Ketahui, 8 Tanda Anak Mengidap Diabetes

Penderita diabetes tipe 2 dapat membantu mengurangi gula darahnya dengan menurunkan sekitar 5-10 persen dari berat badannya.

5. Cek gula darah

Penderita diabetes tipe 2 sebaiknya melakukan tes gula darah untuk motivasi mereka mengubah pola makan dan bergerak.

Cobalah mengecek gula darah beberapa kali per minggu untuk menyesuaikan asupan karbohidrat dan meningkatkan aktivitas fisik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.