Kompas.com - 06/06/2022, 12:25 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Harga tiket naik ke Candi Borobudur masih menjadi topik hangat di pemberitaan nasional dan media sosial.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, kenaikan harga tiket Candi Borobudur untuk turis lokal sebesar Rp 750.000.

Sementara untuk turis asing, tiket masuk Borobudur menjadi 100 dollar AS atau setara Rp 1,4 jutaan, hampir dua kali lipat dari tiket untuk turis lokal.

Salah satu tujuan dari kenaikan harga tiket Candi Borobudur ini adalah pembatasan kunjungan baru yang hanya 1.200 orang per hari.

Namun, perlu diketahui, harga tiket Candi Borobudur terbaru itu hanya untuk bagi turis yang ingin menaiki area stupa Candi Borobudur, bukan tiket masuk kawasan wisata.

Sedangkan harga tiket masuk kawasan candi masih Rp 50.000 per orang bagi turis lokal dan 25 dollar AS untuk turis asing.

Baca juga: Wacana Tiket Stupa Candi Borobudur Rp 750.000 Dinilai Hambat Kebangkitan Ekonomi Rakyat 

Kenaikan harga tiket demi melindungi aset sejarah

Pengunjung Candi Borobudur Meningkat - Pengunjung berjejal menaiki Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (12/5). Menjelang masa liburan sekolah, pengunjung candi tersebut mulai meningkat dari rata-rata 6.000 pengunjung menjadi lebih dari 16.000 pengunjung per hari.

Kompas/Ferganata Indra Riatmoko (DRA)FERGANATA INDRA RIATMOKO (DRA) Pengunjung Candi Borobudur Meningkat - Pengunjung berjejal menaiki Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (12/5). Menjelang masa liburan sekolah, pengunjung candi tersebut mulai meningkat dari rata-rata 6.000 pengunjung menjadi lebih dari 16.000 pengunjung per hari. Kompas/Ferganata Indra Riatmoko (DRA)

Seperti diberitakan Kompas.com, (5/6/2022), Direktur Utama Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) Edy Setijono menjelaskan, keputusan harga tiket menaiki area stupa candi seharga Rp 750.000 itu dikarenakan adanya sistem kuota per hari bagi yang diperbolehkan naik ke atas candi.

Pembatasan kuota per harinya bertujuan untuk melindungi bangunan Candi Borobudur atau kawasan konservasi demi menjaga kelestarian aset sejarah dan budaya nusantara.

Candi Borobudur mulai mengalami perubahan struktur bangunan akibat beban berlebih kunjungan wisatawan. Ini diakibatkan tidak adanya pembatasan kunjungan karena rata-rata 10.000 orang berkunjung per harinya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.