Kompas.com - 08/06/2022, 20:31 WIB

KOMPAS.com - Kasus pelecehan seksual biasa terungkap setelah kejadian itu berhasil direkam oleh korban dan menjadi viral di media sosial.

Seperti video yang viral beberapa waktu belakangan di kereta rel listrik (KRL) dan driver ojol yang mana korbannya sempat merekam aksi bejatnya itu, kemudian diunggah ke media sosial.

Menurut Ikhsan Bella Persada, M. Psi., psikolog klinis dari Bicarakan.id, aksi merekam pelaku pelecehan seksual merupakan langkah yang tepat ketika kita menjadi korban.

Baca juga: Kenapa Diam dan Tak Melawan Saat Mengalami Pelecehan Seksual?

"(Merekam aksi pelecehan seksual) oke kalau menurut saya."

"Tujuan korban memviralkan videonya agar ia mendapatkan dukungan untuk melakukan sanksi sosial pada pelaku ekshibisionisme," kata dia kepada Kompas.com.

Ketika video itu viral di media sosial, tentu si pelaku akan merasa malu bahwa aksinya itu ketahuan orang luas.

Sanksi sosial seperti inilah yang bisa dijadikan peluang bagi para korban untuk memberikan efek jera kepada si pelaku.

Baca juga: Pelecehan Seksual dan Rasisme Diduga Terjadi Saat IYC Berlangsung di JIS, Ini Tanggapan Penyelenggara

"Perekaman juga dapat menjadi bukti bahwa ada tindakan pelecehan yang dilakukan pelaku ekshibisionisme," papar dia.

Selain sanksi sosial, kelebihan kita merekam aksi tersebut adalah untuk memberikan sanksi hukum ke pelaku dengan melaporkannya ke pihak berwajib.

"Kalau tujuannya sebagai alat bukti untuk dilaporkan kepada pihak berwajib, menurut saya tidak apa untuk dilakukan."

"Karena memang butuh bukti kuat untuk melakukan pelaporan atas yang dialaminya," tegas dia.

Baca juga: Kebijakan Baru Facebook Cegah Pelecehan Seksual pada Tokoh Publik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.