Kompas.com - 12/06/2022, 13:30 WIB

KOMPAS.com - Media sosial belakangan ini sempat dihebohkan dengan menu rendang babi yang dianggap menyinggung sejumlah kalangan.

Rendang babi itu kemudian viral, menuai kontroversi hingga kecaman dari banyak pihak, setelah menu nasi padang babi muncul di salah satu aplikasi online pesan-antar makanan.

Banyak yang beranggapan bahwa penamaan menu nasi padang non-halal itu dinilai melukai perasaan masyarakat Minangkabau.

Belakangan, diketahui jika kuliner tersebut hanya sempat dijual selama tiga bulan tahun 2020 lalu.

Pembuatnya juga mengaku tak ada niatan buruk selain hanya ingin berinovasi pada kuliner kebanggaan masyarakat Indonesia ini.

Fakta-fakta rendang yang jarang diketahui

Rendang yang merupakan makanan tradisional masyarakat Minangkabau memang memang sudah menjadi kebanggaan nasional.

Kuliner ini kerap masuk dalam daftar makanan terlezat di dunia, dengan kekayaan rempah dan rasanya.

Rendang umumnya dibuat dengan daging sapi sehingga kehadiran rendang babi ini tentu aja mengejutkan banyak pihak.

Baca juga: 5 Ide Olahan Rendang Selain Pakai Daging Sapi

Namun ada banyak fakta menarik soal makanan ini yang belum banyak diketahui publik.

Apa saja? Simak daftarnya yang dikutip dari berbagai sumber.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.