Kompas.com - 13/06/2022, 17:39 WIB

KOMPAS.com - Paparan sinar matahari merupakan salah satu faktor yang menyebabkan kulit terbakar alias mengalami sunburn.

Terlebih bagi orang-orang yang sering beraktivitas di luar ruangan tanpa mengenakan baju berlengan atau celana panjang.

Sunburn yang ditandai dengan kulit memerah, rasa perih, dan belang dapat terjadi karena paparan sinar ultraviolet (UV) yang terlalu banyak.

Akibatnya, melanin -pigmen gelap di lapisan luar kulit- yang berguna untuk menghalau sinar UV tidak dapat melakukan tugas dengan baik.

Kulit yang seharusnya terlindungi oleh melanin akhirnya terbakar dan hal ini menyebabkan sebagian orang tidak pede karena kulitnya belang.

Tips mengobati sunburn

Kulit yang telanjur terbakar karena sinar matahari sebaiknya cepat diobati supaya tidak menimbulkan rasa perih dan mengganggu penampilan.

Misalnya, dengan menerapkan beberapa cara yang disarankan oleh dokter spesialis kulit asal Cleveland Clinic, Melissa Piliang, MD yang berikut ini.

1. Menurunkan suhu kulit

Piliang menyarankan orang-orang yang kulitnya tersengat paparan sinar matahari untuk menurunkan suhu pada lapisan terluar tubuhnya.

Baca juga: 12 Hal yang Bisa Meningkatkan Risiko Sunburn

Seperti, mandi menggunakan air dingin untuk membantu mengurangi peradangan dan lakukan secara singkat supaya kulit tidak kering.

Apabila dampak sunburn terasa di bagian kulit tertentu dan tidak terlalu besar, area ini dapat dikompres menggunakan handuk basah atau waslap.

Taruh handuk yang sudah dibasahi air dingin ke bagian kulit yang mengalami sunburn dan tunggu hingga dingin saat disentuh.

2. Lembapkan kulit

Ketika kulit masih basah ada baiknya krim atau losion pelembab seger dioleskan untuk membantu menjaga kelembapan.

Khusus untuk di awal luka bakar, kulit dapat dioleskan pelembab sesering mungkin untuk membatasi kekeringan.

Pastikan untuk tidak melembabkan kulit sampai dingin atau menahan panas dan menyebabkan lebih banyak rasa sakit dan peradangan.

3. Oleskan obat pereda gatal

Kulit yang mengalami sunburn bisa saja merasakan gatal.

Oleh sebab itu, krim pereda gatal dapat digunakan ke area kulit yang terbakar karena sinar matahari.

4. Meredakan rasa sakit

Untuk menghilangkan rasa sakit atau terbakar, oleskan gel lidah buaya yang terasa mendinginkan untuk menghilangkan rasa perih dengan segera.

“Terus gunakan kompres dingin juga. Keduanya bermanfaat dan memberikan sedikit kelegaan dari sensasi terbakar," saran Pilliang.

Ia juga merekomendasikan obat pereda nyeri apabila kulit yang mengalami sunburn benar-benar terasa sakit.

“Anda dapat mengonsumsi untuk peradangan, seperti ibuprofen, naproxen, atau aspirin,” kata Piliang.

5. Hindari salep yang mengiritasi

Kulit yang terbakar sebaiknya dihindarkan dari bahan yang mengiritasi, seperti petroleum jelly yang dapat memerangkap panas.

Selain itu, benzocaine dan lidocaine yang dapat menyebabkan reaksi alergi dan bisa memperburuk peradangan perlu dihindari.

“Krim apa pun yang mengandung alkohol yang akan mengeringkan kulit dan membuatnya lebih sulit untuk disembuhkan," terang Pilliang.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.