Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diet Rendah Karbohidrat, Turun Berat Badan 9,9 Kg dalam 6 Minggu, Mau?

Kompas.com - 16/06/2022, 10:29 WIB
Anya Dellanita,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

Sumber Today

 

Turun 9,9 kilogram dalam enam minggu

Keefektifannya pun makin diyakini setelah ada beberapa orang yang berhasil melakukannya, seperti yang terjadi pada Jennifer Haines (42) yang kini tampil lebih sehat dan langsing.

Sebelumnya, Haines sempat merasa depresi karena memiliki berat badan berlebih dan mulai diet namun hasilnya nihil.

Baru tiga tahun lalu, Haines bertemu dengan peneliti Jeff Volek, seorang profesor di Departemen Ilmu Manusia di Ohio State University yang mempelajari diet rendah karbohidrat selama 25 tahun.

Setelah enam minggu menjalani diet rendah karbohidrat, Haines kehilangan 9,9 kilogram berat badan.

Dia terus melakukannya hingga berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 39 kilogram.

Kendati demikian, diet ini bukan tanpa beban baginya. Pasalnya, Haines terpaksa mengurangi konsumsi makanan favoritnya, termasuk pasta, roti, dan kentang.

Baca juga: 5 Makanan Sehari-hari yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Namun, karena mendapatkan hasil yang baik adalah satu-satunya motivasi yang dibutuhkan Haines, dia terus melakukan diet tersebut.

Bahkan, dia menyebut diet keto itu sebagai perubahan gaya hidup, bukan diet.

Haines pun bisa melihat perubahan pada tubuhnya dalam waktu yang cukup cepat, yakni enam minggu setelahnya.

“Saat kita membatasi asupan karbohidrat, tubuh akan bekerja lebih baik dalam membakar lemak tubuhnya, karena tak lagi memiliki gula untuk dibakar,” tutur Voltek menjelaskan apa yang terjadi pada Haines.

Dia menambahkan, ketika seseorang mendapatkan diet yang benar, maka mereka akan merasa kenyang dan mulai membatasi kalori tanpa harus menghitung.

Maksud Voltek dengan diet yang benar adalah dengan membatasi karbohidrat, makan protein dalam jumlah sedang, dan tetap menerima lemak tubuhnya.

Voltek dan rekan-rekan sejawatnya pun menganggap, sebenarnya penurunan berat badan merupakan manfaat sampingan dari diet low-carb ini.

Pasalnya, diet low-carb merupakan diet yang diyakini dapat membantu pasien diabetes tipe 2.

Baca juga: Simak, Rahasia Komunitas Zona Biru untuk Turunkan Berat Badan

Selain itu, studi Voltek juga membuktikan, orang-orang yang menjalani diet rendah karbohidrat dapat kehilangan lebih dari 10 persen massa tubuh, dan menjaganya tidak berubah.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com