Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/06/2022, 18:00 WIB

KOMPAS.com - Kehidupan musisi Kanye West alias Ye memang tidak pernah jauh dari masalah.

Setelah sempat berseteru dengan penyanyi Billie Eilish beberapa waktu yang lalu, kini giliran CEO Adidas Kasper Rørsted yang menjadi sasaran.

Kasper diserang oleh West baru-baru ini lantaran brand-nya dituduh melakukan plagiasi secara terang-terangan terhadap produk Yeezy.

Produk yang dipermasalahkan West adalah Adilette 22 yang ia nilai punya kemiripan dengan Yeezy Slides.

Baca juga: Adidas Yeezy 700 V3 Fade Carbon Dirilis Seharga Rp 2,9 Juta, Mau?

Kanye yang merasa tidak terima lantas mengungkapkan kekesalan melalui akun Instagram pribadinya.

Untuk Kasper, saya tidak mendukung pencontekan terang-terangan ini lagi,” tulis West.

Dalam unggahannya, dia membagikan foto sandal Adilette 22 bikinan adidas seharga 55 dolar AS atau sekitar Rp 800 ribu yang langsung terjual habis saat dirilis pada bulan Mei.

West menganggap produk the three stripes tersebut mempunyai kesaman dalam colorway dan desain milik Yeezy Slides.

Ada pun, sandal milik brand West itu memang diproduksi oleh Adidas dan dijual lebih mahal dengan harga 70 dolar AS atau setara Rp 1 jutaan.

Untuk semua sneaker culture, untuk setiap rapper pemain bola atau bahkan jika Anda bekerja di toko," kata West.

"Ini untuk semua orang yang ingin mengekspresikan diri tetapi merasa tidak bisa karena mereka akan kehilangan kontrak atau disebut gila.”

Baca juga: Adidas Luncurkan Yeezy 500 Granite, Bisa Didapat Lewat Undian

Sepatu ini mewakili rasa tidak hormat yang dimiliki orang-orang yang berkuasa terhadap bakat.”

Sepatu ini adalah Yeezy palsu yang dibuat oleh Adidas sendiri," tulis Kanye West.

Meski merasa geram dengan Adidas, West akhirnya menghapus postingannya yang menyerang Kasper dari akun Instagram pribadinya.

Perlu diketahui, West telah meluncurkan koleksi Yeezy pertamanya dengan Adidas pada tahun 2015 yang lalu.

Melalui kerja sama dengan Adidas, West mempertahankan 100 persen kepemilikan atas brand-nya dan memiliki kontrol penuh secara kreatif atas produk yang dirilis.

Beberapa waktu setelah berdiri Yeezy merilis Yeezy Slides, sebuah sandal bergaya slip on yang enteng, pada tahun 2019.

Baca juga: 7 Tahun Berlalu, Adidas Yeezy Boost 350 Turtle Dove Dirilis Ulang

Sandal itu lantas menjadi populer -terutama di kalangan hypebeast- sebab desainnya yang unik karena bentuk sol bergerigi.

Di sisi lain, Yeezy Slides disukai lantaran mudah dipakai dan tidak membuat kaki berkeringat, terutama di musim panas, berkat bahan karet busa EVA yang digunakan.

Yeezy Slides hanyalah satu dari sekian produk nyeleneh dan viral yang pernah dirilis Yeezy.

Karena alasan itulah, penjualan sneaker Yeezy mampu mencapai hampir 1,7 miliar dolar AS atau kira-kira setara dengan Rp 25 triliun,  dalam pendapatan tahunan pada tahun 2020.

Bahkan, menurut Bloomberg, brand milik West tersebut menghasilkan royalti sebesar 191 juta dollar AS, atau lebih dari Rp 2,8 trilun.

Baca juga: Lagi, 2 Koleksi Terbaru Yeezy Meluncur Bulan Ini, Apa Saja?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Billboard
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.