Kompas.com - 23/06/2022, 10:50 WIB

KOMPAS.com - Bekas restoran McDonald's di Rusia yang kini berganti nama menjadi Vkusno & Tochka mendapatkan sambutan baik dari masyarakat lokal.

Chief Executive Oleg Paroev menyatakan bisnisnya berjalan baik meski tidak lagi menggunakan logo, kemasan, dan warna ikonik franchise tersebut.

Terbukti, McD versi Rusia ini sukses menjual 120.000 burger di hari pembukaannya pada 12 Juni lalu.

"Pada hari pertama kami menjual hampir 120.000 burger," kata Paroev, dikutip dari Reuters.

"Kami belum pernah melihat omset harian seperti itu selama McDonald's beroperasi di Rusia," ujar pria yang sebelumnya mengorganisir 25 restoran McDonald's ini.

Baca juga: Vkusno & Tochka, Restoran McD Versi Rusia Mulai Dibuka di Moskwa

Meski demikia, burger yang laris manis ini bukan Big Mac, menu legendaris restoran McDonald's di seluruh dunia.

Konsumen membeli double cheeseburger serupa, namun dengan resep dan logo dari Vkusno & Tochka.

Vkusno & Tochka kini memiliki 50 restoran yang berada di lokasi lama franchise asal Amerika Serikat ini.

Namun Paroev berniat mengembangkan bisnisnya dan membuka lebih banyak lagi restoran tersebut, dengan hengkangnya McDonald's dari negaranya.

Targetnya adalah 1.000 restoran dalam waktu 4-5 tahun mendatang, melampaui 850 cabang McDonalds sebelumnya.

Meski demikian, ia mengakui tantangan untuk mengganti beberapa bahan dan pemasok serta berurusan dengan pewaralaba lain yang masih menggunakan merek McDonald's.

Pasalnya, sejumlah mantan pemilik waralaba ini yang memanfaatkan merek perusahaan ini untuk menjalankan bisnisnya.

Baca juga: Logo McD Pakai Warna Merah dan Kuning, Ternyata Ada Alasan Ilmiahnya

"Ini adalah misteri bagi saya produk apa yang dijual di sana," katanya.

"Tetapi saya dapat mengatakan dengan pasti bahwa itu sama sekali bukan produk atau bahan yang sama yang sebelumnya dijual di McDonald's."

Pasalnya, Vkusno & tochka masih memiliki akses ke pemasok lama sedangkan mantan pemilik waralaba lainnya tidak.

Pihaknya, kata Paroev, telah membeli sekitar 700 bekas restoran McD, namun masih ada 100an lagi yang belum tersentuh.

Selain itu, mantan pemilik waralaba McD di Rusia juga telah diajak untuk bergabung dengan jaringan Vkusno & tochka meskipun tidak semua bersedia melakukannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.