Kompas.com - Diperbarui 26/09/2022, 06:34 WIB

Menjaga ritme sirkadian yang sehat – atau jam tubuh — itu sangatlah penting pada proses biologis alami yang dilalui tubuh selama 24 jam.

Telah disebutkan juga, salah satu faktor yang memiliki dampak terbesar pada ritme sirkadian.

Ritme sirkadian adalah perubahan fisik, mental, dan perilaku yang mengikuti siklus 24 jam.

Ini seperti ketika cahaya memapar mata saat kita bangun, tubuh yang menekan melatonin – hormon yang bertanggung jawab untuk siklus tidur-bangun –, dan melepaskannya setelah matahari terbenam.

Jika kita biasanya bangun sekitar pukul 06.00 -kira-kira saat matahari terbit, tubuh secara harfiah akan mengartikan ini sebagai awal dari hari yang baru.

Baca juga: 6 Aktivitas Pagi agar Lebih Produktif pada Hari Senin

Jadi ketika matahari terbenam, melatonin dilepaskan kemudian memberi tahu tubuh bahwa sudah waktunya untuk mulai beristirahat.

Dampak kurang tidur

Sederhananya, kurang tidur menyebabkan kita membenci hari Senin karena tubuh sedikit bingung dan perlu kembali ke ritme sirkadian.

Kurang tidur ini kemudian dapat berdampak signifikan pada kemampuan kita untuk bekerja.

Sebab, penelitian sebelumnya yang dilakukan di Finlandia menemukan, orang yang begadang dua kali lebih mungkin berkinerja buruk di tempat kerja.

Meskipun, penting untuk dicatat bahwa ini tidak selalu sama dengan menjadi hal yang buruk.

Sebab, banyak bisnis dapat memeroleh manfaat dari memiliki orang yang produktif di pagi hari dan di malam hari untuk dapat menyelesaikan pekerjaan mereka.

Baca juga: Benci Hari Senin? Coba Atasi dengan 14 Cara Ini

Selain kurang tidur, tentu saja alasan lain mengapa kita semua setuju, hari Senin menyebalkan adalah karena itu cenderung menandakan akhir dari kesenangan beberapa hari dan kita harus serius untuk melakukan pekerjaan lagi.

Andai saja seluruh dunia dapat mengadopsi pendekatan serupa seperti Islandia dan memperkenalkan empat hari kerja dalam seminggu, kita mungkin tidak akan membenci hari Senin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber DMarge


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.