Kompas.com - 27/06/2022, 20:00 WIB

Selama lima tahun awal, ia tidak merasakan efek psikis maupun emosional apapun dari kondisinya tersebut.

Namun berbeda saat duduk di bangku SD, ketika penampilan kulitnya jadi perhatian teman-teman di sekolahnya.

"Temen cowok mulai ngejelekin dibilang panu, pastinya sedih ya, sempat enggak mau sekolah karena merasa enggak sempurna dibandingkan teman-teman yang lain," ujar wanita berusia 26 tahun ini.

Terlebih lagi saat itu vitiligo belum terlalu dikenal luas sehingga tak banyak yang bisa memberikan informasi soal kondisi kulitnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Zsazsa (@zsazsimi)

Sejak momen memalukan itu, Zsazsa kemudian berusaha keras menutupi kondisi vitiligo yang dialaminya agar tak jadi sasaran komentar orang ketika keluar rumah.

Jurus andalannya adalah menggunakan stoking untuk menutupi kakinya, memulaskan foundation dalam jumlah banyak dan memakai pewarna rambut agar helaiannya yang memutih tidak terlihat.

"Itu dilakukan terus sejak SD sampai usia 25 tahun, tahun terakhir kuliah, bayangin waktu dan tenaga yang terbuang setiap akan keluar rumah," kata Zsazsa.

Paling tidak, ia butuh waktu 30-45 menit agar bisa berkamuflase dengan sempurna setiap saat.

Toh, itu juga tidak selalu sempurna karena ada beberapa orang yang menyadari upayanya itu.

"Tetap kelihatan, seringnya dianggap luka bakar, malah makin ditanya-tanya," kenangnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.