Kompas.com - 01/07/2022, 15:55 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Mungkin kita beranggapan bahwa perselingkuhan merupakan hal yang tabu dalam hubungan asmara. Namun kenyatannya, menurut laporan Statistic Brain Research Institute, cukup banyak pasangan yang melakukannya.

Dari total pasangan yang diteliti, 41 persen di antaranya mengakui bahwa mereka berselingkuh, baik secara emosional maupun fisik, di mana 57 persen pria dan 51 persen wanta mengaku sempat berselingkuh.

Artinya, berselingkuh sama umumnya dengan pasangan yang saling setia.

Sayangnya, menurut Terapis Keluarga dan Pernikahan Steven Ing, MFT, terkadang langkah yang digunakan seseorang untuk melindungi dirinya dari perselingkuhan justru malah menfasilitasi perselingkuhan itu.

“Banyak dari kita yang melakukan strategi “scared straight” dengan membuat pasangan sadar bahwa jika dia selingkuh, hubungan pun berakhir,” ujar Ing, sebagaimana dikutip dari Psychology Today.

Ing menambahkan, strategi tersebut bisa bekerja dengan baik karena rasa takut mungkin bisa mencegah seseorang berselingkuh.

Namun perlu diingat, rasa takut juga mengakibatkan mereka yang berselingkuh mencari cara yang paling aman.

Baca juga: 8 Alasan Mengapa Perempuan Berselingkuh

Adapun soal tujuan perselingkuhan pada pria dan wanita, Ing mengatakan ada perbedaan di antara keduanya.

Menurutnya, pria umumnya mencari kesenangan dan kepuasan dengan hubungan seksual, sementara wanita berselingkuh untuk menemukan kasih sayang dan koneksi.

Memang, alasan di atas tidak spesifik dan bisa berbeda-beda bagi setiap orang, namun umumnya, jika kita ingin mencegah adanya perselingkuhan dalam pernikahan, baik kita dan pasangan perlu meningkatkan kesadaran diri (self-awareness).

Nah untuk mencegah adanya perselingkuhan dalam pernikahan, Ing menyebutkan tiga teknik berikut.

Pertama, jadilah diri sendiri dan lakukan yang terbaik dalam mencintai pasangan.

Kedua, akui bahwa baik kita maupun pasangan tidak akan pernah berhenti menjadi makhluk seksual. Artinya, kita masih menarik secara seksual dan dapat tertarik pada orang lain.

Terakhir, buat godaan menjadi hal yang harus dibicarakan dengan pasangan sebelum godaan itu menjadi kenyataan.

Baca juga: Inilah Alasan Banyak Selebritas Berselingkuh

Tips mengungkapkan perasaan pada pasangan

Mengungkapkan perasaan pada pasangan memang tidak mudah. Namun, Ing memiliki tips untuk melakukannya, yaitu dengan membuatnya terlihat seperti bermain-main.

“Jika istri saya tertarik pada bintang film paruh baya atau seorang penyanyi baru, saya ingin dia merasa nyaman membicarakannya dan membuatnya terlihat “playful,” bukan seperti tengah mengungkapkan cinta,” kata dia.

Ing menambahkan, hal yang sama juga berlaku padanya sebagai suami.

Menurutnya, jika dia tertarik pada wanita cantik di jalan, dia akan bercanda bahwa jika dirinya menjadi seorang duda, istrinya tidak perlu khawatir.

“Jadi, buatlah hal semacam ini jadi hal yang wajar,” katanya.

Ing berpendapat, jika kita dan pasangan mendramatisir pengungkapan perasaan seperti ini, keintiman dengan pasangan akan meningkat dan membicarakan diri sendiri pun akan terasa nyaman.

Ingat, berbagi rahasia akan membangun kedekatan dan mendekatkan jarak antar pasangan.

Kendati demikian, penting untuk diingat bahwa tidak ada jaminan hubungan pernikahan akan jauh dari perselingkuhan meski kita telah berusaha.

Jika diibaratkan sebuah rumah, tentu tidak ada rumah yang benar-benar anti kebakaran atau anti bocor. Begitu pula dengan hubungan asmara, kita hanya bisa mengurangi risikonya.

Artinya, menerapkan langkah-langkah anti perselingkuhan di atas tidak menjamin tak akan terjadinya perselingkuhan, meski dapat menjadi langkah pencegahan yang baik.

Baca juga: 20 Tanda Pasangan Berselingkuh, Menurut Penyelidik Swasta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.