Kompas.com - 03/07/2022, 15:10 WIB

KOMPAS.com - Belum lama ini, seorang ibu di Florida dinyatakan bersalah atas kematian anaknya yang masih berusia 18 bulan bernama Ezra pada tahun 2019.

Wanita bernama Sheila O'Leary (39) itu kini harus mendekam di penjara karena terbukti lalai dan mengakibatkan kematian pada sang anak.

Sheila diketahui memberikan makanan vegan berupa sayur dan buah-buahan pada Ezra hingga berat badannya hanya sekitar 7,7 kg atau berada di bawah standar bayi lainnya.

Hal itu pun membuat Ezra malnutrisi dan dehidrasi lalu akhirnya meninggal dunia dalam tidurnya.

Baca juga: Ibu Vegan Bersalah atas Kematian Bayinya, Hanya Beri Makan Buah dan Sayur Mentah

Tidak memiliki nutrisi yang cukup

Secara umum, pola makan vegetarian sebenarnya bisa menyehatkan bagi anak-anak asalkan kebutuhan nutrisinya terpenuhi.

Namun, seorang dokter anak di Palo Alto Medical Foundation, Dr Manisha Panchal, MD, mengungkapkan bahwa menerapkan pola makan vegan untuk anak kecil atau bayi akan menjadi lebih rumit dan berisiko tinggi.

Sebab, pola makan vegan tidak menggunakan produk hewani apa pun, termasuk telur atau susu. 

Hal ini menimbulkan beberapa risiko bagi bayi karena tingkat pertumbuhannya yang sangat cepat.

ilustrasi ibu menyusui bayi.SHUTTERSTOCK ilustrasi ibu menyusui bayi.

"Bayi dan anak kecil hanya membutuhkan lebih banyak protein, kalsium dan vitamin D, serta B12 daripada orang dewasa," kata Dr Panchal.

"Nutrisi ini berlimpah dalam susu dan produk susu, yang tidak diperbolehkan oleh pola makan vegan," sambungnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.