Kompas.com - 04/07/2022, 18:55 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Kentut adalah proses pelepasan gas yang menumpuk di tubuh.

Kentut bisa disebabkan oleh udara yang tertelan, pertumbuhan bakteri di usus kecil, dan beberapa faktor lainnya.

Apakah hanya manusia yang bisa kentut? Tidak. Hewan seperti kucing juga dapat mengalami hal tersebut.

Kucing biasanya buang gas dengan suara pelan dan tidak terlalu berbau. Tetapi dalam kasus tertentu, kentut kucing bisa menimbulkan bau tidak sedap.

Frekuensi kentut pada kucing lebih rendah dari manusia

Kucing yang kentut satu sampai dua kali dalam sehari dianggap normal, menurut konsultan dokter hewan Sara Ochoa, DVM di Dog Lab.

Dibandingkan manusia yang bisa kentut hingga 21 kali dalam sehari, kucing tidak mengeluarkan kentut yang terlalu sering.

Dokter hewan di Vetster, Sarah Machell, DVM menyebutkan rendahnya frekuensi kentut pada kucing disebabkan oleh pola makan dan mekanisme produksi energi hewan itu.

Demi mendapatkan energi dan nutrisi, kucing pada dasarnya tidak bergantung pada selulosa layaknya hewan seperti sapi.

Artinya, hewan berbulu itu mempunyai lebih sedikit bakteri di usus dan bakteri ini tidak perlu bekerja terlalu keras.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Daily Paws
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.