Kompas.com - 05/07/2022, 13:05 WIB

 

Apakah permen karet punya manfaat bagi kesehatan?

Meski berisiko menyebabkan gangguan pada sendi temporomandibular dan gigi, untungnya permen karet mempunyai dampak baik bagi kesehatan.

Berikut di antaranya.

1. Menjaga kesehatan mulut

Permen karet boleh dikonsumsi asalkan kita mengunyah permen karet yang bebas gula dan mengandung aspartam, stevia, xylitol, dan sorbitol.

Baca juga: Mengapa Banyak Atlet Mengunyah Permen Karet Saat Bertanding?

Alasannya adalah bahan-bahan tersebut tidak menyebabkan kerusakan gigi sekaligus produk bebas gula dapat memicu produksi air liur.

Manfaat itu punya sisi positif lantaran bisa meningkatkan kesehatan mulut, seperti membersihkan sisa makanan dan menetralkan asam dari bakteri.

Di sisi lain, permen karet dapat membantu mengatasi mulut kering alias xerostomia yang disebabkan tidak cukupnya produksi air liur.

Xerostomia apabila tidak segera diatasi dapat menyebabkan bau mulut bahkan kerusakan gigi.

Meski begitu, Kahn mengingatkan bahwa permen karet bukanlah alternatif pengganti sikat gigi.

“Cara terbaik untuk menjaga kesehatan gigi adalah dengan menyikat gigi setelah makan dan menggunakan benang gigi setiap hari,” ujar Kahn.

“Memang meningkatkan produksi air liur, tetapi sering mengunyah permen karet mungkin bukan cara terbaik untuk mengobati mulut kering."

2. Mengatasi kecanduan merokok

Permen karet dapat membantu pecandu rokok berhenti dari kebiasaan buruknya. Salah satunya dengan mengunyah permen karet nikotin.

Mereka bisa mengunyah permen karet nikotin lalu menyelipkannya di antara pipi dan gusi.

Baca juga: Cara Menghilangkan Permen Karet yang Menempel di Sepatu

Permen karet nikotin sebaiknya dikunyah selama 30 menit meski punya efek samping, seperti kelebihan air liur, sakit rahang, dan iritasi mulut.

Cara menjaga kesehatan rahang dan gigi

Karena rahang dan gigi rentan bermasalah, Kahn lantas membagikan sejumlah tips untuk menjaga kesehatan keduanya. Simak yang berikut ini.

1. Hindari permen karet

Teruntuk orang-orang yang memiliki masalah rahang mereka disarankan tidak mengunyah permen karet.

Masalah yang dimaksud meliputi munculnya bunyi klik atau nyeri pada rahang.

2. Batasi permen karet

Permen karet sebaiknya tidak dikunyah terlalu lama meski tidak ada masalah pada rahang.

Kahn merekomendasikan supaya permen karet dikunyah tidak lebih dari 15 menit setiap hari.

3. Kunyah permen karet bebas gula

Seperti yang sudah disebutkan bahwa permen karet bebas gula baik bagi kesehatan gigi.

Nah, karena alasan permen karet bebas gula menjadi alternatif untuk menggantikan permen karet dengan pemanis

4. Jaga kesehatan mulut

Kahn memperingatkan agar tidak mengunyah permen karet sebagai pengganti menyikat gigi secara teratur setelah makan.

"Jika Anda akan mengunyah permen karet setelah makan, itu harus selain menyikat gigi dan flossing," kata Kahn.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.