Kompas.com - 06/07/2022, 13:05 WIB

KOMPAS.com - Seiring berjalannya waktu, permasalahan bagi anak-anak di dunia ini terasa kian menjadi rumit.

Mulai dari pandemi Covid-19, perubahan cuaca yang ekstrem, hingga kekerasan yang sering menimpa anak-anak.

Nah, tanpa penanganan yang tepat dalam menangani masalah ini, keputusasaan dapat muncul dan kesejahteraan anak-anak secara keseluruhan juga bisa menurun.

Dengan demikian, mengajarkan tentang adanya harapan baik dapat memberikan mereka energi untuk tetap kuat secara mental selama masa-masa sulit.

Pada akhirnya, kemampuan ini yang membedakan mereka dari anak lainnya yang mudah menyerah.

Anak-anak yang kuat secara mental memahami nilai harapan

Penelitian menunjukkan, harapan dapat secara dramatis mengurangi kecemasan dan depresi masa kanak-kanak.

Anak-anak yang penuh harapan juga memiliki rasa kontrol batin. Karena mereka memandang tantangan dan rintangan sebagai hal yang sementara dan dapat diatasi.

Baca juga: Orangtua Wajib Tahu, Cara Mendidik Anak agar Terhindar dari Pelecehan

Sehingga, mereka lebih mungkin untuk berkembang dan membantu orang lain.

Namun terlepas dari kekuatannya yang luar biasa, harapan biasanya jarang diajarkan oleh orangtua kepada anak-anaknya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Sumber CNBC


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.