Kompas.com - 06/07/2022, 13:05 WIB

Ketika anak berbagi keraguan, ajukan pertanyaan "bagaimana jika" untuk memikirkan hasil yang mungkin lebih realistis.

Kita mungkin juga bisa bertanya: "Apa yang mungkin terjadi jika kita mencoba — atau tidak mencoba — itu?"

"Apa hal terburuk yang bisa terjadi? Seberapa besar kemungkinan itu terjadi? Apa hasil yang paling mungkin?"

Pertanyaan-pertanyaan ini dapat membantu anak-anak menimbang apakah hasil potensial benar-benar seburuk yang mereka bayangkan.

Sebab, pengetahuan semacam itu bisa menjadi jalan ke depan.

6. Rayakan kesuksesan kecil

Kegagalan yang terjadi berulang bisa menyebabkan keputusasaan. Tetapi, mengakui kesuksesan kecil sekalipun mampu meningkatkan harapan.

"Mendefinisikan kembali sukses sebagai keuntungan atau peningkatan kecil atas kinerja masa lalu karena usaha. Kemudian bantu anak mengidentifikasi keuntungan pribadi," jelas Borba.

"Misalnya, terakhir kali anak mendapatkan sembilan kata dengan benar. Hari ini anak mendapat 10. Itu adalah contoh keuntungan kecil," tambah dia.

7. Tingkatkan ketegasan

Halaman:
Sumber CNBC


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.