Kompas.com - 06/07/2022, 13:05 WIB

Anak-anak yang merasa putus asa merasa sulit untuk membela diri.

Mempelajari ketegasan yang merupakan titik tengah antara kepasifan dan agresi dapat meningkatkan harapan maupun hak pilihan.

Ajarkan juga anak tentang dasar-dasar bahasa tubuh yang percaya diri seperti mengangkat kepala tinggi-tinggi atau menatap mata orang lain saat berbicara.

8. Buat ritual syukur

Menurut Borba, anak-anak yang penuh harapan biasanya tidak pernah melewatkan ritual untuk bersyukur.

Baca juga: Pengasuhan Positif Mudahkan Orangtua dalam Mendidik Anak

Satu studi menemukan, orang yang menyimpan jurnal rasa syukur merasa lebih berharap baik tentang hidup mereka hanya dalam 10 minggu.

Buat tradisi makan bersama, di mana setiap anggota keluarga mengungkapkan satu hal yang mereka syukuri yang terjadi di hari itu.

Di samping itu, kita juga bisa melakukan ritual ini sebelum tidur atau mencatat apresiasi anak-anak dalam jurnal keluarga untuk mengingat bagian-bagian baik dari kehidupan mereka.

9. Membantu orang lain

Menunjukkan kepada anak-anak bahwa mereka memiliki kekuatan untuk membuat perbedaan dalam kehidupan orang lain bisa menginspirasi harapan dan membangun self-efficacy.

Borba mengatakan, anak-anak yang penuh harapan biasanya memiliki orangtua yang peduli dan menjadi teladan harapan.

"Ajarkan anak untuk menyumbangkan mainan atau pakaian kepada keluarga yang membutuhkan agar mereka melihat dampak kebaikannya," saran dia.

Selain itu, upaya ini harus didorong oleh keprihatinan mereka sendiri dan tidak dirancang agar terlihat bagus saja di mata orang lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber CNBC


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.