Kompas.com - 06/07/2022, 15:21 WIB

KOMPAS.com - Petualangan baru sang dewa petir dalam mencari cinta dan kehidupan hadir di film Thor: Love and Thunder, yang tayang di bioskop Indonesia mulai 6 Juli 2022.

Merayakan perilisan film yang disutradarai Taika Waititi tersebut, Marvel Studios Thor: Love and Thunder dan Disney Indonesia menyuguhkan rangkaian kolaborasi kreatif dengan karya-karya unik.

Kolaborasi itu bertujuan agar kisah Thor lebih dekat dengan para penggemarnya di Indonesia.

Beragam kolaborasi kreatif itu terwujud dalam mural hingga rancangan Mjolnir, palu ikonik milik Thor yang terbuat dari bahan daur ulang.

Berikut empat kolaborasi untuk merayakan momen rilisnya Thor: Love and Thunder di Indonesia.

Baca juga: 9 Hal yang Harus Diketahui Sebelum Nonton Thor: Love and Thunder

1. Karya mural berteknologi AR

Salah satu kolaborasi untuk menyambut hadirnya Marvel Studios “Thor: Love and Thunder” adalah kolaborasi bersama Jakarta Xperience Board (JXB).

Kolaborasi tersebut untuk menampilkan karya #MuralJakartaHajatan yang terinspirasi dari film tersebut dengan unsur-unsur khas DKI Jakarta, sekaligus dalam rangka memeriahkan HUT Jakarta ke-495 dengan tema Jakarta Hajatan.

Kolaborasi ini juga menjadi wujud dukungan Jakarta kepada para seniman untuk berpartisipasi dalam upaya mempercantik kota.

Dalam hal ini, Disney Indonesia melibatkan Kita Art Friends, sebuah proyek kolaborasi seni yang dinaungi oleh Kitasatubali.

Dengan ragam seni yang dapat dihadirkan, Kita Art Friends menggandeng dua seniman berbakat Indonesia, Ismanto Wahyudi dan Nano Warsono.

Mereka membuat karya berupa instalasi lukisan mural dengan teknologi augmented reality (AR).

Mural tersebut ditampilkan di sepanjang Terowongan Kendal, Jakarta Pusat.

Instalasinya menampilkan elemen-elemen dari Marvel Studios “Thor: Love and Thunder”, seperti lukisan Asgard dan pemandangan yang indah, elemen penting berupa kapal Thor dan jembatan bifrost.

Ada pula mural yang menampilkan tempat-tempat ikonik di Jakarta karya Ismanto Wahyudi dan mampu memberikan pengalaman tersendiri dan menarik bagi para pengunjung.

Nano Warsono mengambil salah satu momen ikonik dari kebersamaan Thor dengan Mighty Thor, yang bertempur dengan musuh baru, Gorr si pembunuh dewa.

Hal unik yang berunsur Jakarta juga terdapat di dalam lukisan karya Nano Warsono ini, yaitu terdapat ikon tradisi masyarakat Jakarta, ondel-ondel.

Kedua lukisan ini, apabila dilihat menggunakan teknologi AR melalui aplikasi dari Kita Art Friends, akan mengalami perubahan-perubahan seperti kapal yang bergerak dan lainnya.

"Akan ada signature di sana. Pengunjung bisa memanfaatkan QR Code dan silahkan download aplikasinya."

"Setelah itu, pakai aplikasi dan arahkan kamera. Otomatis lukisannya akan bergerak."

Demikian ungkap Manael Sudarman, Direktur Usaha Jakarta Xperience Board dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/7/2022).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.