Kompas.com - 07/07/2022, 13:59 WIB
|
Editor Wisnubrata

Secara komersil, natto diperjual-belikan pada tahun 1800-an, yang kemudian jarang sekali penduduk setempat yang membuatnya di rumah.

Baca juga: Cara Benar Makan Natto, Aromanya Jadi Tak Menyengat

Tekstur, aroma dan cita rasa unik natto

Tekstur dari natto agak mengembang, berserabut, lengket, serta memiliki rasa kedelai yang lebih kuat.

Cita rasa natto dan teksturnya yang seperti itu membuatnya menjadi salah satu makanan Jepang yang unik.

Konon, cita rasanya mirip dengan blue cheese, karena sama-sama memiliki aroma yang tak sedap.

Beberapa orang mengatakan aroma natto seperti bau kaus kaki bekas, atau bahkan beraroma busuk.

Aroma yang muncul itu bukan pertanda natto-nya basi. Tapi cukup aman dikonsumsi, karena merupakan hasil dari fermentasi bakteri.

Natto dibuat dengan teknik perendaman dan pemasakan kedelai. Setelah itu difermentasikan di lingkungan yang hangat dengan jenis bakteri tertentu selama 24 jam.

Kacang kedelai yang sudah matang itu didiamkan hingga teksturnya menjadi lengket dan berserat.

Baca juga: Kenapa Tekstur Natto Berlendir dan Baunya Khas?

Cara makan natto

Ilustrasi penyajian natto di Jepang. PIXABAY/ ???????? Ilustrasi penyajian natto di Jepang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.