Kompas.com - 07/07/2022, 17:14 WIB
Konsultasi Tanya Pakar Parenting

Uraikan lika-liku Anda mengasuh anak jadi lebih simpel

Kenali soal gaya asuh lebih apik lewat konsultasi Kompas.com

Penulis TANYA PAKAR
|

Narasumber: dr. Jeanne Roos Tikoalu, Sp.A, IBCLC, CIMI

Pertanyaan:
Bagaimana cara tepat menyapih anak, karena anak saya udah usia 18 bulan maunya selalu menyusu. Saya sampai susah bergerak karena anak saya ini nempel melulu. Apakah saya harus menuruti atau mulai menyapihnya ya, Dok?
Dini, Semarang

Jawaban:
Halo Ibu Dini, terima kasih atas pertanyaannya,

ASI adalah makanan yang terbaik untuk bayi dan anak sampai usia 2 tahun atau lebih. Setelah usia 6 bulan bayi mulai diberikan MPASI (Makanan Pendamping ASI) dan selanjutnya setelah usia 1 tahun, anak mulai mendapat makanan sesuai pola makan keluarga.

Baca juga: Berapa Banyak Susu untuk Bayi Selama Masa Menyapih?

 

Bayi yang mendapat ASI, mengetahui rasa makanan yang diberikan, karena ASI mengandung sari makanan apa yang ibu konsumsi.

Pada anak usia 18 bulan, ASI masih memenuhi sepertiga total kalori kebutuhan anak dan makan dengan pola makan 3 kali makan padat dan 2 kali camilan.

Apabila ingin menyapih, ada beberapa hal yang perlu Ibu perhatikan. Saat menyusui, ibu dan bayi membangun suatu bentuk ikatan batin yang erat (bonding). Meskipun rekomendasi WHO dan IDAI, menyusui bisa dilanjutkan sampai 2 tahun atau lebih, apabila Ibu ingin menyapih si kecil, sudah siapkah ibu dan bayi menghadapi pemisahan ini?

Apabila sudah siap, ubah kebiasaan yang Ibu bangun dengan si kecil, misal sebelum tidur ibu selalu menyusui, sekarang coba biasakan si kecil tidur dengan ayah, nenek, atau pengasuh, dan ibu menyusul sehingga saat terbangun dari tidur, ibu siap ada di dekatnya.

Apabila ibu sering memerah ASI, ubah kebiasaan dari memerah pasca menyusui atau 3 jam sekali, sekarang tidak pernah memerah pasca menyusui dan perah dengan jarak yang lebih panjang misal 5 - 6 jam sekali dengan durasi yang kurang dari 30 menit setiap payudara, setiap kali memerah.

Baca juga: Penting, MPASI yang Tepat demi Cegah Anak Stunting

Persiapkan asupan anak dengan pola makan yang dianjurkan, sehingga anak sudah kenyang dengan asupan padatnya. Apabila dibutuhkan susu pengganti ASI, berikan dengan cangkir, sehingga bayi sudah belajar minum dengan cangkir, apapun isinya.

Kesimpulannya, pastikan dulu Ibu dan bayi sudah siap dengan pemisahan, siapkan diri Ibu dan si kecil dengan baik, serta mulai pelan-pelan dengan mengubah kebiasaan.

Semoga jawabannya membantu ya, Bu. Semoga Ibu dan si kecil sehat selalu.
Terima kasih.

Narasumber: dr. Jeanne Roos Tikoalu, Sp.A, IBCLC, CIMI
Dokter Spesialis Anak
RS Pondok Indah – Puri Indah

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.