Kompas.com - 19/07/2022, 08:45 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Penggunaan sepeda listrik di beberapa wilayah di Indonesia mulai diterapkan, seperti di Makassar dan Kalimantan Tengah.

Dikutip dari laman Korlantas.polri.go.id, aturan tersebut diberlakukan berupa imbauan bagi masyarakat sembari menunggu keputusan pemerintah dalam mengambil kebijakan terkait.

Satu alasan yang mendasari larangan tersebut adalah adanya ambiguitas para pengendara sepeda listrik yang menganggap fungsinya sama seperti motor biasa.

Padahal, jelas keduanya beda fungsi dan beda akan etika berkendara yang aman.

"Perilaku para pengguna sepeda sekarang ini mereka menganggap sepeda listrik, tapi cara penggunaannya seperti sepeda motor," kata pakar keselamatan berkendara, Jusri Pulubuhu, kepada Kompas.com, Senin (18/7/2022).

Baca juga: Larangan Penggunaan Sepeda Listrik Mulai Menyebar ke Wilayah Lain

Pria yang juga seorang founder dan instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) ini pun membeberkan beberapa contoh perilaku berkendara yang membahayakan pengguna jalan lain.

Di antaranya adalah sering kali pengguna sepeda motor menggunakan kecepatan untuk menyelinap, menggunakan badan jalan yang tidak semestinya.

Padahal, bagi pengguna sepeda, umumnya di beberapa kawasan sudah memiliki fasilitas jalur khusus bagi para pesepeda.

"Kalau dia menggunakan badan jalan seperti pengguna kendaraan bermotor, maka membahayakan dirinya dan orang lain."

"Harusnya kita mengerti keamanan bersepeda, simpelnya ya menggunakan media yang sudah difasilitasi oleh pemerintah, seperti di bahu jalan dan trotoar," tambah Jusri.

Baca juga: Larangan Sepeda Listrik di Jalan Raya, Pahami 4 Risikonya

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.