Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/07/2022, 14:40 WIB

KOMPAS.com- Pernikahan yang baik dapat diwujudkan dengan persiapan yang matang. Selain mempersiapkan diri Generasi Bersih dan Sehat (Genbest) dan pasangan, saat ini para calon pengantin dianjurkan memiliki Sertifikat Layak Kawin.

Sertifikat tersebut adalah surat yang menerangkan bahwa calon pengantin telah diperiksa kesehatan dan melakukan konseling sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Peraturan Sertifikat Layak Kawin tertera dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 185 Tahun 2017 Pasa 9 Ayat 1 yang berbunyi bahwa setiap calon pengantin yang akan melakukan perkawinan, yang pencatatannya di Kantor Urusan Agama (KUA) atau Kantor Catatan Sipil, dapat memeriksakan kesehatannya secara sukarela di fasilitas layanan kesehatan yang ditunjuk.

Adapun pemeriksaaan kesehatan bisa dilakukan di puskesmas, laboratorium, ataupun rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta.

Tidak hanya soal kesehatan tubuh, calon pengantin juga akan dibekali informasi yang berguna ketika menjadi orangtua nantinya. Pemberian edukasi terkait masalah kesehatan gizi, dan kesehatan reproduksi juga akan diberikan saat mengurus Sertifikat Layak Kawin.

Informasi seputar kehamilan hingga bayi lahir juga diberikan secara lengkap agar tahu bagaimana mengatasi masalah yang menyertai pertumbuhan anak, termasuk stunting.

Perlu diketahui, pengurusan Sertifikat Layak Kawin sebaiknya dilakukan satu bulan sebelum hari pernikahan. Calon pengantin harus datang ke kantor kelurahan setempat untuk memenuhi persyaratan pencatatan pranikah.

Baca Juga: Persyaratan Terbaru Sebelum Menikah bagi Calon Pengantin, Wajib Tahu!

Pihak kelurahan akan meminta calon pengantin untuk melengkapi pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di puskesmas atau fasilitas kesehatan (faskes) yang terakreditasi.

Pelayanan kesehatan akan melakukan pemeriksaan fisik, laboratorium, dan penunjang medis lainnya. Dari hasil pemeriksaan dibuatkan resume, termasuk status pemberian imunisasi (Toksoid Tetanus (TT).

Jika dalam hasil pemeriksaan ditemukan indikasi medis yang memerlukan perhatian lebih, calon pengantin disarankan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan dengan membawa surat rujukan. Jika sehat, calon pengantin akan mendapatkan bukti sertifikat atau surat keterangan Pemeriksaan Kesehatan Calon Pengantin.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.