Kompas.com - 27/07/2022, 17:46 WIB

KOMPAS.com - Aktor Arya Saloka kembali menjadi sorotan warganet lantaran foto-foto bersama sang istri, Putri Anne di akun Instagram miliknya @arya.saloka menghilang.

Kini, di akun Instagram-nya hanya menyisakan unggahan foto diri dengan lawan mainnya di sinetron Ikatan Cinta, Amanda Manopo.

Sebelumnya, Arya dikabarkan berselingkuh dengan Amanda setelah beberapa video yang menunjukkan kemesraan mereka beredar, dan menjadi sangat viral di media sosial.

Kendati demikian, sampai saat ini belum diketahui alasan Arya menghapus foto-foto kebersamaannya dengan sang istri.

Tetapi, banyak warganet yang mulai berspekulasi bahwa ini ada hubungannya dengan isu perselingkuhan yang menimpa sang aktor sejak beberapa bulan lalu.

Baca juga: Surya Saputra Tanggapi Rumor Arya Saloka Didepak dari Ikatan Cinta

Pemicu perselingkuhan

Nah, terlepas dari spekulasi itu, kasus perselingkuhan yang terjadi di dalam sebuah hubungan rumah tangga bukanlah hal yang baru, terutama di kalangan selebritas.

Dan, hal ini kerap kali melibatkan orang-orang terdekat dari pasangan seperti teman maupun rekan kerja.

Lantas, apa saja pemicu yang dapat membuat pasangan berselingkuh saat sudah menikah?

Ada setidaknya delapan alasan mengapa pasangan suami atau istri terlibat dalam perselingkuhan.

1. Jatuh cinta dengan orang lain

Saat pertama kali jatuh cinta dengan seseorang, kita mungkin mengalami gairah, kegembiraan, dan aliran dopamin hanya dengan menerima pesan dari dia.

Tetapi, intensitas perasaan ini biasanya memudar seiring waktu.

Setelah memudar, kita mungkin menyadari bahwa cinta itu tidak ada, atau kita menyadari bahwa kita sedang jatuh cinta dengan orang lain.

Dan, sayangnya, bertahan dalam suatu hubungan tanpa ada cinta dapat menyebabkan keinginan untuk mengalami cinta lain, hingga memotivasi terjadinya perselingkuhan.

Baca juga: 15 Tanda Halus Pasangan Selingkuh dengan Rekan Kerjanya

2. Hasrat seksual

Keinginan sederhana untuk berhubungan seks dapat memotivasi beberapa orang untuk selingkuh.

Faktor lain, termasuk kesempatan atau kebutuhan seksual yang tidak terpenuhi, juga dapat berperan dalam perselingkuhan yang dimotivasi oleh keinginan.

Tetapi, seseorang yang ingin berhubungan seks mungkin juga mencari peluang untuk melakukannya tanpa motivasi lain.

Bahkan orang yang memiliki hubungan seksual yang memuaskan mungkin masih ingin berhubungan seks dengan lebih banyak orang lain.

Ini mungkin juga hasil dari hasrat seksual yang tinggi, dan belum tentu adanya masalah seksual atau keintiman dalam suatu hubungan.

3. Faktor situasional dan kesempatan

Dengan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berselingkuh dapat membuat perselingkuhan lebih mungkin terjadi.

Namun, ini tidak berarti semua orang yang memiliki kesempatan untuk berselingkuh akan melakukannya.

Ada pun satu hal yang bisa terjadi, misalnya, kita sedang frustrasi dengan hubungan rumah tangga dan itu melibatkan perasaan rendah diri.

Lalu, suatu hari, seorang rekan kerja yang bersahabat menangkap kita sendirian dan berkata, "Aku benar-benar tertarik pada kamu. Mari kita jalan bersama."

Awalnya kita mungkin tidak memilih untuk berselingkuh jika hanya 1-2 faktor yang terlibat.

Tetapi, kombinasi faktor-faktor lain yang mendukungnya dapat membuat perselingkuhan lebih mungkin terjadi.

Baca juga: Bedakan, Kedekatan Platonis dengan Selingkuh Emosional

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Sumber Healthline


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.