Kompas.com - 09/08/2022, 06:00 WIB

KOMPAS.com - Pernah mendengar perut kucing mengeluarkan suara keroncongan terus menerus dan bertanya-tanya apa penyebabnya?

Rupanya, suara keroncongan dari perut kucing ini memiliki nama, yaitu borborygmus.

Dikutip dari situs Hill’s Pet, istilah tersebut mengacu pada suara yang dikeluarkan perut kucing saat gas dalam tubuh kucing memaksa ke luar melalui perut dan usus.

Baca juga: Nama dan Fungsi Bantalan Lemak di Area Perut Kucing

Menurut dokter hewan Patty Khuly dari Sunset Animal Clinic dalam artikel yang ditulisnya di Hill’s Pet, umumnya perut kucing yang berbunyi ini tidak berbahaya.

Pasalnya, gas selalu ada dalam saluran pencernaan, baik karena tertelan pada waktu makan (bersama dengan makanan) atau terbentuk oleh bakteri yang membantu mencerna nutrisi yang diberikan oleh makanan.

Artinya, gas merupakan hal normal dalam proses pencernaan.

Kendati demikian, terkadang perut kucing yang berbunyi akibat adanya gas ini bisa jadi pertanda beberapa masalah kesehatan.

Untungnya, ada perbedaan yang mencolok antara bunyi perut normal dan tidak normal.

“Jika kucing Anda tidak memperlihatkan tanda-tanda kesakitan atau tidak nyaman, maka suara perut keroncongan itu hanyalah kondisi normal setelah makan, bukan tanda penyakit,” tulis Khuly.

Ia juga menambahkan bahwa sebaiknya kita tetap memeriksakan kucing ke dokter hewan jika khawatir.

Khususnya jika kucing menunjukkan tanda-tanda kesakitan atau rasa tidak nyaman yang ganjil.

Misalnya nafsu makan menurun, tidak mau makan sama sekali, muntah, kualitas dan kuantitas tinja yang tidak biasa, atau perubahan kebiasaan makan.

Namun, tanda-tanda krusial di atas terkadang sulit terlihat, terutama jika kita memiliki banyak kucing di rumah. Untuk itu, kita harus esktra waspada.

Baca juga: Perut Anak Kucing Terlihat Buncit, Apa Sebabnya?

Adapun soal penyebab, perut kucing yang berbunyi terus menerus dapat disebabkan oleh penuakt di saluran pencernaan atau sistem organ lainnya.

Berikut beberapa masalah di saluran pencernaan tersebut:

  • Sensitivitas atau alergi makanan, kadang-kadang diklasifikasikan sebagai penyakit radang usus (yang juga dapat dipicu oleh stres)
  • Benda asing yang tertelan
  • Bola bulu
  • Sakit maag
  • Kanker saluran pencernaan
  • Iritasi usus (berhubungan dengan parasit, makan makanan baru atau menelan makanan basi)

Ilustrasi kucing tidur di wastafel.SHUTTERSTOCK / Regina Erofeeva Ilustrasi kucing tidur di wastafel.
Berbagai macam penyakit juga dapat menyebabkan gangguan saluran pencernaan dan aktivitas gas yang tidak normal.

Berikut contohnya:

  • Menelan gas dalam jumlah berlebihan, seperti yang dapat terjadi pada masalah pernapasan atau gigi
  • Penyakit yang menyebabkan mual, seperti penyakit otak, hati, dan ginjal
  • Pankreatitis
  • Kanker
  • Penyakit tiroid
  • Infeksi

Sebenarnya, apa pun yang menyebabkan perubahan pada bakteri usus normal kucing dapat menyebabkan produksi gas yang berlebihan dan meningkatkan aktivitas gastrointestinal yang berakhir dengan borborygmus.

Bahkan, stres ringan pun dapat menyebabkan hal ini.

Jadi, kita sebagai pemilik kucing harus benar-benar memperhatikan kondisi mereka ya.

 Baca juga: Mengetahui Berat Badan Sehat pada Kucing

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Hill's Pet


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.