Kompas.com - 09/08/2022, 16:15 WIB

 

Kurangi ngemil

Spector menyampaikan tantangan untuk memulai sarapan pada jam 11 siang adalah kebiasaan makan sehari-hari.

Dia mencontohkan orang-orang di Benua Biru terbiasa makan lebih awal bahkan ngemil hingga jam 21.00.

Baca juga: 11 Manfaat Makan Pisang Tiap Hari, Salah Satunya Turunkan Berat Badan

Karena alasan itulah periode puasa selama 14 jam dari waktu terakhir makan menjadi sulit terpenuhi.

"Masih ada orang, terutama di utara Inggris, yang makan lebih awal, tetapi umumnya kita telah beralih ke kebiasaan makan kontinental, makan malam lebih lambat seperti orang-orang di Spanyol dan Italia," kata Spcector.

"Ada perubahan sederhana yang bisa dilakukan orang, dengan menggeser sarapan dari jam 8 pagi menjadi jam 11 pagi."

"Itu sebenarnya lebih efektif daripada diet puasa 5:2," kata dia.

Perlu diketahui, puasa 5:2 merupakan puasa intermiten yang mengatur pola makan dengan cara makan apa saja selama lima hari dan metode diet puasa selama dua hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.