Kompas.com - 15/08/2022, 23:14 WIB

Fast fashion merupakan munculnya beragam model pakaian yang berganti secara singkat.

Menurut Denny, tren itulah yang menyebabkan limbah dari industri fesyen ikut bertambah.

"Orang biasa juga (harus) punya pemikiran untuk mencintai bumi. Misalnya tidak terlalu sering membeli baju," tuturnya.

"Jadi baju sekarang itu turn over-nya sangat cepat, belum apa-apa sudah ganti lagi modelnya."

"Itu menyebabkan masyarakat konsumtif, banyak beli baju, bajunya numpuk, lemarinya tidak muat, terus bajunya dibuang jadi sampah," pungkas Denny.

Baca juga: Jangan Cuma Belanja Pakaian, Ketahui Juga Dampak Fast Fashion pada Lingkungan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.