Kompas.com - 22/08/2022, 18:37 WIB

KOMPAS.com - Semua pasangan tentu menginginkan hubungan yang romantis bak kisah di negeri dongeng.

Akan tetapi tak sedikit di antara mereka yang bernasib kurang beruntung karena terjebak dalam toxic relationsip atau hubungan beracun.

Ya, toxic relationship memang menjadi ancaman bagi orang-orang yang tengah membina tali asmara karena hubungan ini bersifat merugikan.

Hubungan yang demikian tidak akan membuat pasangan berubah lebih baik namun menjadi semakin buruk.

Baca juga: Simak, 14 Tanda Hubungan Toxic yang Jarang Disadari

Apa itu toxic relationship?

Supaya kamu lebih paham apa itu toxic relationship, simak pengertiannya yang berikut ini.

Dilansir dari Very Well Mind, toxic relationship adalah hubungan yang membuat seseorang merasa direndahkan, disalahpahami, bahkan tidak didukung.

Dalam hal ini, hubungan apa pun yang terasa semakin buruk dapat berubah menjadi toxic seiring berjalannya waktu.

Akan tetapi toxic relationship tidak hanya terjadi di antara sejoli yang sedang membina hubungan.

Pasalnya hubungan yang beracun juga dapat ditemukan di circle pertemanan, kantor, maupun keluarga.

Orang-orang yang mengidap penyakit mental, seperti kecenderungan depresi, depresi berat, atau bipolar juga rentan dengan toxic relationship.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.