Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Obat Sakit Gigi Paling Ampuh untuk Redakan Nyeri dalam Sekejap

Kompas.com - Diperbarui 25/09/2022, 18:13 WIB
Dinno Baskoro,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

Sumber Forbes

KOMPAS.com - Sejumlah bahan alami dapat dijadikan sebagai obat sakit gigi yang ampuh untuk meredakan nyeri dalam sekejap.

Khasiatnya dalam meredakan nyeri pada gigi bisa menjadi pertolongan pertama untuk menghilangkan keluhan yang kita rasakan dalam skala ringan hingga sedang.

Namun, ketika sakit gigi terus berlanjut, tentu kondisi tersebut perlu mendapatkan penanganan medis dari dokter gigi.

Rekomendasi obat sakit gigi yang ampuh

Tak perlu bingung ketika sakit gigi menyerang secara tiba-tiba.

Kita dapat menyediakan beberapa bahan alami dan obat berikut ini di rumah dari sekarang, agar sewaktu-waktu bisa langsung digunakan.

Efektivitasnya dalam mengobati sakit gigi juga cukup ampuh dan terbilang cepat meredakan nyeri. 

Berikut rekomendasi obat sakit gigi yang bisa digunakan saat nyeri gigi menyerang, sebagaimana dilansir Forbes

1. Minyak cengkeh

Minyak cengkeh mengandung bahan aktif yang merupakan obat sakit gigi terbaik.

Sejumlah penelitian telah membuktikan khasiatnya. Minyak cengkeh mengandung senyawa yang bersifat sebagai anti-inflamasi dan anti-bakteri dan disebut benzokain.

Kandungan antiseptik alami tersebut mampu mengurangi rasa sakit dan peradangan di area gigi yang terinfeksi.

Untuk menggunakan minyak cengeh sebagai obat pereda nyeri gigi, kita dapat menuangkan beberapa tetes ke bola kapas, kemudian dioles ke gigi yang sakit.

Diamkan beberapa saat dan kumur-kumur dengan air bersih jika di akhir pengobatan.

2. Kompres air dingin

Mengompres gigi atau gusi yang sakit dengan air dingin dapat membantu mengurangi rasa sakit.

Caranya adalah dengan mengompres es batu yang dibungkus dengan handuk, kemudian tempelkan ke bagian gigi atau pipi yang membengkak selama 20 menit.

Baca juga: 7 Obat Sakit Gigi Rumahan Paling Ampuh Tanpa Perlu Pergi ke Dokter

3. Kumur-kumur dengan air garam

ilustrasi air garameskaylim ilustrasi air garam
Air garam dapat membantu membunuh bakteri penyebab sakit gigi.

Selain itu, air garam juga berfungsi sebagai anti-peradangan dan meningkatkan proses penyembuhan.

Penelitian di tahun 2016 yang diterbitkan oleh Journal PlosOne menemukan bahwa, dalam jangka pendek larutan air garam mendorong migrasi sel yang merupakan proses penyembuhan luka yang penting.

Para ahli menyarankan untuk menggunakan setengah cangkir air hangat yang dicapur satu sendok teh atau satu sendok makan garam.

Kumur-kumur selama 30 menit, kemudian buang air garamnya.

4. Obat pereda nyeri yang dijual bebas

Di pasaran, kita dapat dengan mudah membeli obat pereda nyeri yang dijual bebas.

Beberapa di antaranya ampuh dalam mengatasi sakit gigi karena efeknya sebagai pereda nyeri.

Beberapa di antaranya adalah obat oral seperti ibuprofen, parasetamol, asam mefenamat, hingga sodium diklofenak.

Obat sakit gigi tersebut dapat mengatasi sakit gigi dengan intensitas ringan hingga sedang.

Namun dalam penggunaannya, harus penderita sakit gigi perlu membaca aturan pakai hingga panduan dari dokter gigi agar lebih aman.

5. Obat pereda nyeri topikal

Selain obat sakit gigi yang diminum, ada juga obat pereda nyeri berupa gel, krim atau cairan juga cukup ampuh dalam mengatasi sakit gigi.

Sebagian besar obat pereda nyeri topikal mengandung bahan aktif termasuk benzokain yang dapat meredakan nyeri di area yang sakit.

Baca juga: 5 Cara Aman Mengobati Sakit Gigi Berlubang

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Forbes
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com