Kompas.com - 04/09/2022, 08:50 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Seiring bertambahnya umur, proses penuaan secara natural akan terjadi. Kabar baiknya, meski tidak bisa diberhentikan, tetapi proses itu dapat diulur.

Karenanya, banyak orang mencari cara agar muka tetap awet muda. Misalnya melalui injeksi, botox, operasi dan treatment pengencangan lainnya.

Melihat tuntutan tersebut, para expert dalam bidang kecantikan terus mengembangkan formula baru yang dipadukan dengan canggihnya teknologi.

Itulah yang dikerjakan Dr. Mauricio de Maio, International Expert untuk Allergan (perusahaan farmasi), yang melakukan riset bertahun-tahun mengenai anatomi wajah.

Mulai dari bentuk tulang, letak otot, ligamen, sampai jaringan lemak, diobservasi untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai proses penuaan. Dr. De Maio pun menemukan bahwa wajah kita rupanya memiliki suatu kode yang berada di titik-titik tertentu.

Kode tersebut berperan sebagai jangkar dan fondasi untuk menahan laju aging sekaligus mengoreksi tanda penuaan di wajah. Penemuan Dr. De Maio tersebut dijelaskan oleh Dr. Inggris Marissa, Dokter Aesthetic Senior dari Miracle Clinic, untuk memahami awal mula dari istilah kode sigma.

Berangkat dari temuan itu, Miracle akhirnya meluncurkan treatment “Sigma Code” sebagai perawatan yang menitikberatkan pada kode fundamental agar terjadi facial re-shaping. Treatment ini pertama kali hadir di Indonesia, dibawa secara eksklusif oleh Miracle klinik.

Baca juga: 6 Makanan yang Bantu Memperlambat Penuaan Sebelum Usia 50 Tahun

Adapun, proses re-shaping yang dimaksud bukan semata membentuk wajah agar lebih tirus atau memiliki V-Shape. Banyak orang salah kaprah karena stigma sosial yang menilai bahwa wajah bagus dan cantik harus tirus, membentuk huruf V. Padahal sebenarnya setiap wajah manusia punya ciri khasnya tersendiri.

Mengingat permasalahan tersebut, Dr.Inggrid kembali menegaskan bahwa esensi dari proses treatment ini adalah untuk menguatkan fondasi wajah itu sendiri.

“Perawatan estetik untuk facial re-shaping ini berfungsi untuk mencegah proses aging yang lebih destruktif, mengoreksi proporsional wajah agar tampak simetris dan estetis, dan juga memperbaiki wajah yang telah mengalami proses aging, sehingga dapat terlihat lebih muda,” jelas Dr.Inggrid.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.