Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/09/2022, 12:30 WIB
|
Editor Wisnubrata

Pada acara peluncuran Pioneer Microbiome Friendly Skincare, Biome Beauty by Nusantics, Selasa (27/9/22), Sharlini Eriza Putri, Co-Founder & CEO Nusantics, menceritakan pentingnya mengetahui jenis microbiome yang menempel di kulit kita lewat test Swab, Biome Scan.

Sharlini menjelaskan bahwa Swab wajah memiliki prosedur serupa seperti pada tes Covid-19. Bedanya, sampel diambil dari bagian dahi dan pipi.

Kemudian sampel akan diekstraksi lalu di sequencing untuk mengetahui microbiome terbanyak di kulit kita itu apa, berapa persen setiap spesies, dan sebagainya.

Dari sini, kita kemudian dapat mengetahui kira-kira kandungan perawatan wajah seperti apa yang dibutuhkan. Misalnya, muka berminyak cocok menggunakan kandungan Niacinamide untuk mengurangi produksi minyak pada sebum kulit.

“Nah dengan melakukan studi sistematis seperti ini, kita jadi tau pasti, efek sebuah skincare kepada kulit manusia itu gimana. Karena skincare itu banyak banget zat-zat aktifnya. Kalau ingredients-nya terlalu harsh (kuat), ya nanti lama-lama (keseimbangan) microbiome-nya bergeser,” jelas Sharlini.

“Kami, Nusantics percaya bahwa keberagaman dan keseimbangan microbiome-lah yang akan menghasilkan kulit sehat,” ucap Ilma Nakya, Brand Manager Nusantics Skin.

Selain itu, Sharlini menekankan bahwa penggunaan skincare ini harus didampingi dengan gaya hidup yang sehat seperti pola tidur teratur, istirahat cukup, makan sehat, olahraga, dan lainnya.

Pasalnya, genetik serta hormon kita juga mempengaruhi level microbiome pada kulit. Maka dari itu, penting untuk menyeimbangan kesehatan dari faktor eksternal serta internal supaya kulit wajah dapat menjadi sehat secara optimal.

Baca juga: Penting, Jaga Keseimbangan Mikrobioma pada Kulit Wajah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.