KOMPAS.com - Proses interview kerja tidak semudah yang kita bayangkan.
Terkadang ada saja pertanyaan yang cukup sulit untuk dijawab.
Kebanyakan pertanyaan tersebut juga berunsur "jebakan", artinya tidak ada jawaban benar atau salah.
Yang menentukan penilaian kita adalah bagaimana cara kita merespons pertanyaan tersulit itu agar lebih mudah dimengerti oleh tim rekruter.
Baca juga: Cara Berpakaian yang Tepat untuk Interview Kerja
Barry Drexler, seorang pelatih interview kerja berpengalaman 30 tahun di bidang manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) mengungkapkan tujuh pertanyaan tersulit bagi para calon pegawai.
Ketujuh pertanyaan tersebut juga kerap membuat para pencari kerja merasa panik dan kebingungan bagaimana cara menjawabnya.
Melansir CNBC, berikut ketujuh pertanyaan tersulit saat interview kerja dan cara menjawabnya dengan baik
Pertanyaan satu ini cukup menjebak.
Di satu sisi, ini merupakan pertanyaan sederhana yang bisa membuat kita kehilangan kesempatan mengisi peluang.
Tapi di sisi lain, jawaban tersebut dapat membuat para rekruter terkesan.
Drexler mengatakan, cara terbaik untuk menjawab pertanyaan yang seperti ini adalah dengan memberikan kelemahan yang kita punya.
Setelah itu ungkapkan pula cara kita dalam mengantisipasi kelemahan tersebut untuk dijadikan sebagai kekuatan diri kita di dunia profesional.
Contoh jawaban yang tepat adalah: "Ketika saya membuat kesalahan, saya terpaku dan memikirkannya selama beberapa jam"
"Tapi saya menyadari bahwa kesalahan itu dapat mengganggu pekerjaan saya."
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.