KOMPAS.com - Pernyataan antisemitisme yang dilontarkan rapper sekaligus pebisnis, Kanye West, beberapa waktu yang lalu membuat adidas meradang.
Merek sepatu dan perlengkapan asal Jerman tersebut akhirnya memutuskan untuk "menceraikan" West sebagai akibat dari ucapannya yang sarat kebencian.
Setelah kerja sama keduanya berakhir, mencuat pertanyaan akankah adidas benar-benar menyetop produksi Yeezy atau bakal melakukan rebranding.
Teka-teki itu akhirnya terjawab usai Chief Financial Officer adidas, Harm Ohlmeyer, buka suara seputar nasib Yeezy di tangan adidas.
Ohlmeyer mengatakan bahwa adidas berniat menjual produk dengan desain Yeezy tanpa menampilkan atribut atau merek Yeezy.
Hal tersebut mungkin terjadi lantaran the three stripes adalah pemilik tunggal dari semua hak desain sepatu Yeezy untuk colorway dan versi yang sudah ada dan akan datang.
adidas juga disebut Ohlmeyer berencana untuk menggunakan hak yang dimiliki pada awal tahun 2023.
"Seperti yang dikomunikasikan secara publik pada 25 Oktober, kami telah segera menghentikan kemitraan dengan West," kata Ohlmeyer dikutip dari USA Today.
"Kami mengakhiri pembuatan produk bermerek Yeezy dan menghentikan semua pembayaran kepada West dan perusahaannya."
Lebih lanjut, Ohlmeyer berharap pihaknya bisa menghemat 301 juta Dollar AS atau setara Rp 4,6 triliun pada tahun 2023.
Pasalnya, adidas tidak lagi membayarkan royalti dan biaya pemasaran yang biasanya diberikan kepada West dan perusahaan Yeezy.
Dikutip dari Hypebeast, Ohlmeyer juga memberi tahu bahwa produk dengan desain Yeezy bakal dirilis pada awal tahun 2023.
Baca juga: Adidas dan Deretan Brand yang Akhiri Hubungan Bisnis dengan Kanye West
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.