Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 17/11/2022, 20:25 WIB
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com – Keterbatasan area rumah, dengan berbagai aktivitas yang dilakukan di dalamnya membuat kita harus makin fleksibel dalam memanfaatkan setiap bagiannya, tak terkecuali di area dapur.

Studi Global Kitchen yang diselenggarakan oleh Silestone Institute menemukan adanya kecenderungan perubahan fungsi dapur, tidak lagi hanya sebagai ruang "kuliner" semata, tapi beralih fungsi menjadi ruang sosial.

Studi yang dipublikasikan pada 2020 tersebut menemukan bahwa 43% kegiatan di dapur bertujuan untuk membuat makanan, 29% untuk menjamu tamu, 11% untuk bekerja dan 17% untuk melakukan aktivitas lainnya.

Pergeseran fungsi area dapur ini membuat kita harus pandai memilih desain dan perangkat yang mengutamakan pada fungsionalitas.

“Menjadikan area dapur kian fleksibel dan kaya manfaat, dapat dilakukan bukan hanya dengan penataan area yang tepat, tapi juga memilih perangkat dapur dengan cermat," ujar Country Director Beko Indonesia, Ali Cagri Gonculer.

Perpaduan antara furnitur dengan perangkat dapur cerdas dapat memenuhi kebutuhan kita akan ruang yang estetik sekaligus fungsional, sehingga menjadikan area dapur kian serba guna.

Memahami kebutuhan ini, merek peralatan rumah tangga Beko menghadirkan rangkaian produk dengan desain yang tidak sekedar apik, tapi juga multifungsi.

Kebutuhan akan area dapur yang fleksibel dan fungsional ini juga dipertegas oleh chef dan juga content creator William Gozali, atau yang akrab dipanggil Wilgoz.

“Bagi saya pribadi, area dapur bukan hanya berfungsi sebagai tempat mengolah masakan, tapi juga area kerja dan mencari inspirasi," ujarnya dalam acara IndoBuildTech 2022 di ICE BSD, Rabu (16/11/2022).

"Tak jarang, dalam satu waktu saya mengolah beberapa jenis makanan sekaligus. Inilah mengapa kehadiran perangkat dapur yang didukung dengan tampilan elegan dan dilengkapi teknologi terkini sangatlah penting. Karena, kehadiran teknologi pada perangkat juga akan berdampak pada kualitas makanan yang dihasilkan,” ungkap Willgoz.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.