Kompas.com - 24/11/2022, 15:24 WIB

Selain itu, pergilah ke kamar mandi sesaat sebelum kita tidur.

Jika semua cara ini sudah dilakukan namun kita masih terbangun untuk buang air kecil, cobalah berkonsultasi dengan dokter.

2. Minum alkohol atau kafein menjelang tidur

Baik alkohol maupun kafein dapat meningkatkan produksi urin, catat Wexler.

Ia merekomendasikan untuk menghentikan semua asupan kafein --termasuk teh-- pada pukul 6 sore, serta berhenti mengonsumsi alkohol setidaknya tiga jam sebelum tidur.

Sekali lagi, jika kita sudah menerapkan cara ini dan masalah buang air kecil di malam hari tetap ada, periksakan diri ke dokter.

Baca juga: 11 Penyebab Terlalu Sering Buang Air Kecil

3. Kekurangan hormon antidiuretik

"Seiring penuaan, hormon antidiuretik akan berkurang secara alami," kata Tobias Kohler, MD, ketua urologi di Illinois Memorial Hospital.

Hormon antidiuretik membantu ginjal mengendalikan kadar cairan. Jika hormon ini mengalami penurunan, maka semakin sering kita buang air kecil.

Menurut Kohler, hilangnya hormon alami ini biasanya dimulai sekitar usia 40 tahun, tetapi lebih sering terjadi pada usia 60-an atau 70-an.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.