Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Diet Terbaik untuk Turunkan Berat Badan, Pilih Mana?

Kompas.com - 05/01/2023, 17:34 WIB
Gading Perkasa,
Sekar Langit Nariswari

Tim Redaksi

Sumber Eat This

KOMPAS.com - US News & World Report baru saja merilis daftar diet terbaik dan terburuk di tahun 2023.

Daftar tersebut diberi peringkat oleh para ahli termasuk ahli diet, dokter jantung, ahli epidemiologi, dokter spesialis diabetes, dan ahli penurunan berat badan.

Dalam daftar itu pula, tercantum lima diet terbaik untuk menurunkan berat badan di tahun 2023.

Baca juga: Daftar Diet Terbaik dan Terburuk di Tahun 2023

Jika kamu mempunyai resolusi untuk mengurangi berat badan di tahun ini, bisa mencoba lima diet teratas dalam daftar US News & World Report berikut.

1. Diet WeightWatchers

Diet WeightWatchers menempati urutan pertama untuk diet penurunan berat badan terbaik tahun 2023.

Diet ini mendapatkan skor 4,6 dari 5 untuk penurunan berat badan secara keseluruhan.

Kabar baiknya, diet WeightWatchers bisa diterapkan siapa pun, entah itu baru memulai atau sudah terbiasa dengan diet ini.

Kita perlu mengisi kuesioner singkat agar tim di WeightWatchers dapat menentukan tingkat metabolisme kita.

Dari situ, mereka akan menyesuaikan rencana makan yang membuat kita dapat menurunkan berat badan secara sehat dan bertahan lama.

Baca juga: 3 Tips Menurunkan Berat Badan dengan Cepat dan Aman

2. Diet DASH

Diet DASH berada di urutan kedua, dengan skor 4,4 dari 5 untuk penurunan berat badan secara keseluruhan.

DASH atau dietary approaches to stop hypertension merupakan program yang dibuat untuk membantu individu menangani atau mencegah hipertensi, menurut WebMD.

Diet ini membatasi asupan sodium dan lemak jenuh, serta sarat akan biji-bijian, sayuran, dan buah-buahan.

Ilustrasi makanan untuk menurunkan darah tinggi pada penderita hipertensi. Diet DASH cocok digunakan sebagai acuan makanan untuk menurunkan darah tinggi pada penderita hipertensi. Shutterstock/Antonina Vlasova Ilustrasi makanan untuk menurunkan darah tinggi pada penderita hipertensi. Diet DASH cocok digunakan sebagai acuan makanan untuk menurunkan darah tinggi pada penderita hipertensi.

Pelaku diet DASH dianjurkan untuk mengonsumsi produk susu rendah lemak atau bebas lemak, unggas, ikan, dan kacang-kacangan.

3. Diet mayo clinic

Diet Mayo Clinic memeroleh skor 4,3 dari 5 dalam hal penurunan berat badan secara keseluruhan.

Diet ini juga dipilih oleh US News & World Report sebagai program diet terbaik pertama untuk tahun 2022.

Melalui program diet Mayo Clinic, individu dapat membuat pilihan makanan yang tepat tanpa mengorbankan rasa.

Program diet yang berlangsung selama 12 minggu ini mengharuskan pelakunya makan makanan rendah karbohidrat dan lemak, serta resep ramah vegetarian dan ramah gluten.

Baca juga: Benarkah Diet Mayo Hanya Sekedar Makan Tanpa Garam?

4. Diet TLC

Diet TLC (therapeutic lifestyle changes) dirancang oleh National Cholesterol Education Program di National Institutes of Health sebagai cara untuk mengurangi kolesterol dan meningkatkan kesehatan jantung.

Menu makanan dalam diet ini meliputi daging tanpa lemak, buah-buahan, sayuran, pasta, roti, dan bahkan sereal.

Ilustrasi diet.FREEPIK Ilustrasi diet.
Berdasarkan laporan US News & World Report, untuk menurunkan berat badan dengan diet TLC pria harus membatasi asupan kalori antara 1.200-1.600 kalori per hari.

Sedangkan, wanita ditargetkan untuk mengonsumsi kalori sebanyak 1.000-1.200 kalori.

Pelaku diet TLC juga disarankan untuk membatasi asupan lemak jenuh menjadi kurang dari 7 persen dari jumlah kalori per hari, dan tidak mengonsumsi kolesterol melebihi 200 miligram.

Baca juga: Ketahui, Jumlah Kalori dalam Berbagai Jenis Air

5. Diet flexitarian

Diet Flexitarian berada di urutan kelima dalam diet penurunan berat badan terbaik tahun 2023 dengan skor 4,2 dari 5.

Diet ini bisa menjadi awal yang baik bagi individu yang tidak ingin sepenuhnya menghilangkan daging dari menu makanan mereka.

Menu makan utama dalam diet Flexitarian berbasis nabati, namun kita boleh sesekali menikmati daging.

Pada diet ini, pelakunya tetap berpegang pada sumber protein non-daging seperti telur, kacang polong, tempe, lentil, dan polong-polongan, bersama sayuran, buah-buahan, susu, dan biji-bijian utuh.

Baca juga: Cerita Andien Aisyah Memilih Pola Makan Flexitarian Demi Kesehatan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Eat This
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com