Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pakai Kayu Manis untuk Turunkan Berat Badan, Mau Coba?

Kompas.com - 27/02/2023, 08:35 WIB
Glori K. Wadrianto

Editor

Sumber my diet

KOMPAS.com - Kayu manis dikenal dengan aroma khasnya yang harum, menggugah selera makan.

Namun tak hanya itu, kayu manis tentu memiliki banyak manfaat kesehatan.

Sebutlah, untuk mengobati gangguan pencernaan, meningkatkan fungsi otak, memiliki antioksidan tinggi, dan membantu mengurangi peradangan.

Ya, kayu manis merupakan sumber kalsium yang sangat baik.

Dua sendok teh kayu manis mengandung 45 persen dari asupan mangan harian yang direkomendasikan. Rempah ini juga mengandung 11 persen gizi dari kebutuhan sehat harian.

Manfaat kayu manis ini ternyata memang sudah lama dikenal.

Konon, orang-orang Mesir kuno telah menggunakan kayu manis sebagai bahan baku pengawetan mayat.

Sedangkan orang Eropa di abad pertengahan menggunakan rempah ini sebagai penanda kekayaan. 

Baca juga: Khasiat Kayu Manis untuk Fungsi Memori dan Pembelajaran Otak

Lalu, koki di Eropa menggunakannya untuk mengawetkan daging.

Di masa sekarang ini, khasiat kayu manis sudah semakin dikenal. Tak cuma untuk kesehatan saja, tapi juga untuk membantu melancarkan program diet.

Kayu manis untuk turunkan berat badan

Betul, kayu manis ternyata bisa membantu membatasi efek negatif dari asupan tinggi karbohidrat.

Ketika kita menyantap aneka makanan berkarbohidrat tinggi, maka tubuh akan dipicu untuk menyimpan lemak.

Saat tubuh tidak menghasilkan cukup insulin untuk memetabolisme dan membakar jumlah gula dan pati, kadar gula darah pun meningkat dan lemak menumpuk. Akibatnya, tubuh pun menjadi melar.

Nah, di sinilah peran kayu manis sebagai katalis untuk memproduksi insulin.

Asupan kayu manis akan mengatasi masalah kelebihan berat badan dengan cara memperlambat sepertiga kecepatan laju kekosongan perut (waktu lapar).

Karena proses pencernaan makanan ini dihambat oleh kayu manis, maka masuknya makanan ke dalam perut juga semakin lambat.

Baca juga: Ini Khasiat Kayu Manis untuk Membakar Lemak

Penghambatan waktu ini akan berakibat pada berkurangnya lonjakan kadar gula darah. Kadar gula yang stabil akan membantu menjaga kestabilan berat badan.

Kayu manis juga akan membantu kita merasa lekas dan lebih lama kenyang sehingga mencegah kelebihan makan.

Beberapa penelitian yang fokus pada kayu manis dan diabetes menunjukkan bahwa ketika gula tidak masuk ke dalam aliran darah maka sensitivitas insulin akan meningkat.

Ini berarti bahwa insulin akan lebih efektif memetabolisme glukosa.

Ini adalah hal yang baik, karena bila gula tak dimetabolisme maka akan menyebabkan penyakit jantung, diabetes, dan kebutaan.

Namun, risiko langsung yang akan terasa dari efek kelebihan gula darah adalah penambahan berat badan.

Lalu berapa jumlah konsumsi kayu manis yang disarankan?

Ternyata cukup hanya satu sendok teh kayu manis per hari sudah cukup memberi manfaat.

Sebab, kelebihan kayu manis (lebih dari dua sendok teh per hari) bisa mengencerkan darah.

Untuk menikmatinya, kita bisa mencampurnya dalam minuman, atau makanan seperti roti panggang dan pancake.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com