Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/03/2023, 06:38 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Usia lanjut rupanya tidak serta-merta membuat seseorang menjadi pribadi yang berperilaku baik.

Buktinya, seorang lansia asal Colorado, Amerika Serikat, bernama Mayo Gilbert McNeil didakwa akibat diduga menjual dan menukarkan trading card (semacam kartu bergambar yang bisa dikoleksi, diperjualbelikan, dan ditukar) bertema olahraga palsu pada Rabu (8/3/2023).

Jaksa mengatakan, kartu rookie Fleer Michael Jordan rilisan tahun 1986 yang langka pun menjadi salah satu produk palsu yang dijual McNeil.

Dikutip dari NY Post, Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Timur New York melaporkan, kakek berusia 82 tahun itu mencari korbannya di internet dan platform jual beli daring lainnya, lalu menipu mereka, menghasilkan uang sekitar 800.000 dollar AS (sekitar Rp 12,3 miliar). Penipuan ini terjadi pada tahun 2015 hingga 2019.

Baca juga: Kartu Michael Jordan Dilego Seharga Miliaran Rupiah

FBI yang menangani kasus ini bersama Kepolisian New York juga mengatakan, ada beberapa korban yang menukarkan trading card bertema olahraga orisinal miliknya dengan kartu-kartu palsu milik McNeil.

1986 Fleer #57 Michael Jordan Rookie CardHighsnobiety 1986 Fleer #57 Michael Jordan Rookie Card
McNeil pun ditangkap pada Rabu pagi lalu di Denver dan dibawa ke hadapan hakim di Pengadilan Distrik AS di Colorado. Ia didakwa karena melakukan wire fraud (penipuan dengan menggunakan media telekomunikasi atau internet).

“Perlindungan dari penipuan berlaku untuk semua konsumen, terlepas dari asalnya,” ujar Jaksa Penuntut AS Breon Peace dalam sebuah pernyataan.

“Seperti yang dituduhkan, terdakwa mengatur skema jangka panjang untuk menipu penggemar industri trading card dan memorabilia bertema olahraga. Kantor kami berkomitmen untuk menangani pemalsuan di semua tingkat pasar," lanjutnya.

Lebih lanjut, satu orang korban asal Manhasset di Long Island, membayar lebih dari 4.500 dollar AS (sekitar Rp 69,4 juta) pada McNeil hanya untuk mendapatkan kartu Michael Jordan palsu pada 2019.

Sementara itu korban lainnya yang berasal dari Michigan, mengirimkan dua kartu football asli dengan foto Tom Brady dan menukarkannya dengan dua kartu Jordan palsu.

Jaksa juga mengatakan, McNeil mengklaim bahwa kartu yang ia tawarkan telah dinilai oleh sebuah perusahaan otentikasi profesional, tetapi nyatanya kartu tersebut palsu.

McNeil diperkirakan akan diadili di Big Apple di kemudian hari.

Baca juga: Kartu LeBron James Lengkap dengan Tanda Tangan Dilepas Rp 15 Miliar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber NYPost
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com